Ketua KPU RI Arief Budiman bersama sejumlah komisioner terpilih KPU Kota dan Kabupaten Mojokerto periode 2019-2024 usai pelantikan di Hotel JW Marriot Surabaya, Kamis (13/6/2019).

IM.com – Sebanyak 180 komisioner terpilih KPU Kota/Kabupaten se-Jawa Timur periode 2019-2024 resmi dilantik di Hotel JW Marriot Surabaya, Kamis (13/6/2019). Seluruh komisioner terpilih termasuk 10 orang pejabat baru KPU Kota dan Kabupaten Mojokerto, hadir dalam pelantikan ini.

Pengangkatan dan pelantikan para komisioner KPU Kota/Kabupaten se-Jatim ini dilegitimasi Surat Keputusan KPU RI Nomor 1089-1124/ pp.06.Kpt/KPU/VI/2019 tgl 11 Juni 2019 tentang pengangkatan anggota KPU Kab/Kota Prov. Jatim periode 2019–2024.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman. Sebanyak 180 orang komisioner diambil sumpah jabatan secara bersamaan sekitar Pukul 14.05 WIB.

Dalam sambutannya usai pengambilan sumpah jabatan, Arief Budiman mengatakan, para komisoner KPU kota/kabupaten se-Jatim 2019-2024 terpilih berdasar hasil seleksi yang ketat dan transparan. Ia yakin, rangkaian seleksi tersebut menghasilkan komisioner yang profesional dan berintergitas.


“Tujuan kami bahwa Anggota yang terpilih adalah yang profesional dan berintegritas. Nantinya dapat menjadi potret keberhasilan KPU dalam menyelenggarakan Pemilu di Indonesia,” kata Arief Budiman dalam sambutannya diacara pelantikan di Hotel JW Marriot, Surabaya, Kamis (13/6/2019).

Arief berharap, para komisioner baru dapat menjaga amanah dan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya dengan jujur dan adil. Selain itu, komisioner KPU harus bekerja secara kompak dan menjauhi godaan suap dalam memutuskan segala persoalan melalui Rapat Pleno sebagai majelis sidang tertinggi.

“Komisioner KPU ini memperoleh kesejahteraan yang besar, tentu tanggung jawabnya juga besar.

Karena itu, kami berharap agar seluruh Anggota KPU Kab Kota se Jatim yang baru dilantik ini benar-benar bekerja secara jujur dan adil serta menghindarjan diri dari ketergodaan oleh materi atau suap,” tandasnya.

Sebelumnya, Arief mengatakan pelantikan 180 komisioner dari 36 kabupaten/kota di Jatim sengaja digelar di Surabaya untuk menghemat biaya. Sebab, anggaran pelantikan akan membengkak untuk  biaya perjalanan 180 komisioner ke Jakarta jika pelantikan diselenggarakan di ibukota.


“Kalau mereka diminta datang semua ke Jakarta, sekarang tiket lagi susah dan harganya mahal. Bahkan kadang-kadang tidak ada. Kami berpikir efektif dan efisien saja, kalau begitu letakkan saja di sana, kami yang jumlahnya tidak terlalu banyak yang berangkat,” kata Arief.

Arief menambahkan, pelantikan 180 komisioner baru itu seharusnya dilakukan Rabu (12/6/2019), mengingat, masa jabatan para komisioner tersebut sudah habis, kemarin. Namun, sambungnya, beberapa komisioner kabupaten/kota di Jawa Timur belum siap.

Selain itu Komisioner KPU RI pun masih harus menyerahkan dokumen jawaban terhadap gugatan Prabowo-Sandi di MK hari ini. “Takutnya malah nanti melantiknya berkali-kali. Nanti ada yang datang dilantik, yang datang dilantik lagi. Maka kita putuskan besok, tapi semua harus sudah lengkap,” ujarnya.

Acara seremoni pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan komisioner ditutup sekitar Pukul 14.32 WIB dengan pembacaan doa. Satu per satu tamu undangan memberi ucapan selamat kepada para komisoner terpilih yang baru dilantik.

Beberapa tamu penting yang hadir dalam acara yakni Ketua KPU Provinsi Jatim Choirul Anam dan

Sekretaris KPU Provinsi Jatim M. Eberta Kawima beserta jajarannya. Ketua Bawaslu Provinsi Jatim Mohammad Amin, Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolenel Inf Sudaryanto, Direktur Intelkam Polda Jatim Kombespol Teddy Setiadi dan Sekretaris KPU Kota/Kabupaten se-Jatim. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here