salah satu komplotan begal motor asal Jombang, Widiyanto alias Tompel yang merampas motor milik Abid Ahmad, warga Kemlagi, Mojokerto, diringkus polisi setelah menjadi buronan selama setahun.

IM.com – Salah satu komplotan begal motor yang kerap beroperasi di kawasan Jombang, Widiyanto alias Tompel (22), diringkus polisi. Warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang menjadi buronan setelah merampas sepeda motor seorang pelajar bernama Abid Ahmad (15) asal Desa/Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto pada Juni 2018 silam.

Tompel ditangkap, di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, tanpa perlawanan, Senin malam (17/6/2019). Sebelumnya, selama satu tahun tersangka kabur dan bersembunyi ia kabur dan 8 bulan bersembunyi di wilayah Cimahi, Jawa Barat.

“Saat ditangkap pelaku sedang pulang karena mau tunangan. Sekarang kami tahan di Mapolres Jombang,“ kata Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sebuah motor Yamaha Vixion nopol S 6224 QQ yang diduga sebagai sarana melakukan kejahatan. Tompel jerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara


Kini polisi terus memburu lima pelaku lainya yang identitasnya sudah dikantongi. Kasus ini terungkap berdasarkan laporan korban, Abid Ahmad.

Tompel bersama lima komplotannya merampas motor Honda Supra Fit nopol W 5471 PG yang dikendarai Abid ketika korban bersama temannya dalam perjalanan menuju Kabupaten Jombang, setahun lalu. Ketika sampai di area persawahan Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, korban mendadak dihadang enam pelaku mengendarai tiga sepeda motor.

“Salah satu dari pelaku mencoba menghentikannya dengan berpura-pura menanyakan tempat pertunjukan kuda lumping,” tutur Azi.

Setelah korban berhenti, salah satu dari pelaku berinisial TN (kini buron) langsung membacok pundak korban hingga luka parah. Mengetahui sasarannya kesakitan para pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban.

“Lalu korban didampingi orang tuanya melaporkannya ke Polres Jombang,” ujar AKP Azi Pratas Guspitu.

Azi Pratas Guspitu menambahkan, komplotan ini dalam menjalankan aksinya cukup meresahkan masyarakat karena tak segan-segan melukai korbannya. Kepada petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya bersama lima temannya.

“Pelaku mengaku hasil rampasan tersebut digunakan berfoya-foya dan membeli minuman keras bersama pelaku lainya,” jelas Azi Pratas.

Modusnya, kata Azi Pratas, mereka berboncengan dan mengendarai tiga motor berkeliling mencari sasaran. Setelah mendapatkan sasaran, para pelaku menghampiri korban dengan mengeluarkan sebilah parang.

“Kemudian membacok lalu mengambil barang berharga milik korban seperti ponsel dan Motor milik Korban,” terang AKP Azi Pratas Guspitu. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here