Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto yang juga Bacabup Pungkasiadi didampingi Anggota Fraksi PDIP Setia Puji Lestari (kiri) menyerahkan berkas pendaftaran ke Ketua DPC Partai NasDem, Rindahwati, Jumat (4/10/2019).

IM.com – PDI Perjuangan mengincar koalisi dengan Partai Nasional Demokrat untuk melengkapi syarat dukungan mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto pada Pilkada serentak 2020. Ketua DPC PDIP sekaligus bakal calon Bupati Mojokerto Pungkasiadi datang sendiri ke Kantor DPC Partai NasDem untuk melamar sebagai cabup di partai bentukan Surya Paloh tersebut.

Pungkasiadi datang ke kantor NasDem Kabupaten Mojokerto di Jalan Wijayakusuma, Mengelo, Kecamatan Sooko didampingi para pengurus DPC PDI-P, serta sembilan anggota Fraksi PDI-P DPRD setempat.

“Pada hari ini saya mendaftarkan diri sebagai bupati/wakil bupati melalui penjaringan yang dilakukan NasDem,” kata Pungkasiadi, usai menyerahkan berkas pendaftaran di kantor DPD Nasdem Kabupaten Mojokerto, Jumat kemarin (4/10/2019).

Partai NasDem menjadi pilihan PDIP dan Pungkasiadi untuk berkoalisi di Pilkada 2020 lantaran paling potensial untuk digandeng, mengingat adanya hubungan historis yang kuat. Selain dua periode berkoalisi dengan PDIP di tingkat pusat untuk mengusung capres Joko Widodo, partai peraih tiga kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto pada Pemilu 2019 itu juga menjadi pendukung pasangan Mustofa Kamal Pasa-Pungkasiadi di Pilkada 2015 silam.


“Saya sudah tahu Nasdem dan sudah ada historis dengan partai ini pada Pilbup 2015 lalu. Waktu itu saya sama bapak (MKP), juga diusung Nasdem,” ungkap pria yang baru dilantik sebagai Bupati Mojokerto menggantikan MKP.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mojokerto, Rindahwati mengatakan, penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati Mojokerto sejak 22 September. Ia menegaskan, pendaftaran calon bupati di partainya tidak dipungut biaya atau mahar sepeserpun.

“Partai NasDem sangat terbuka bagi semua figur yang hendak mendaftar sebagai calon bupati,” ujarnya, Sabtu (5/10/2019).

Sebagaimana diketahui, pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Mojokerto dari parpol membutuhkan dukungan minimal 10 kursi DPRD atau 25 persen suara pada Pmeilu 2019 untuk bisa bertarung di Pilkada serentak 2020. Saat ini, jumlah kursi legislatif yang dimiliki PDIP sebanyak 9 kursi, sedangkan NasDem sebanyak 3 kursi dari 50 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto. Di Jawa Timur, 19 daerah bakal menggelar pilkada serentak pada 2020. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here