Mayat anggota TNI dibawa ambulance
Mayat anggota TNI yang gantung diri dibawa ambulance PMI Kabupaten Mojokerto menuju RS. Dr. Soetomo, Surabaya untuk dilakukan autopsi. FOTO : Martin

IM.com – Dengan mengenakan baju gamis corak bunga dan jilbab warna merah muda, istri dari seorang anggota TNI yang gantung diri di Dusun Tambak Sari RT 09 RW 05, Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis pagi (05/3/2020) menangis histeris ketika mengetahui suaminya mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Anggota TNI yang diketahui bertugas di Karang Pilang, Surabaya meninggalkan seorang istri atas nama Refli dan anak yang masih berusia sekira setahun.

Menurut tetangga Refli, korban dikenal orang yang pendiam dan dikenal berkelakuan baik dengan keluarga istri maupun tetangga. Sejak menikah dan dikaruniai seorang anak, korban tinggal di rumah istrinya Dusun Tegalsari, Desa/Kec Puri, Kabupaten Mojokerto.

“Biasanya korban sering terlihat bermain dengan anaknya dan sebelum kejadian sekira hari Selasa pagi (03/3/2020) saya lihat korban naik motor kayak mau berangkat dinas tapi tidak pakai baju loreng. Sejak saat itu saya tidak melihat lagi hingga mendengar kabar korban melakukan hal nekat ini, ” ujar tetangga istri korban.


Masih menurut tetangganya, korban juga dikenal taat beribadah. “Korban sering terlihat sholat di musholla dekat rumahnya dan memang dikenal baik, ” ungkapnya.

Selanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan di TKP berdasarkan info di lokasi korban langsung dibawa ke RS. Dr Soetomo guna dilakukan autopsi. “Korban langsung dibawa ke Dr. Soetomo, ” pungkas tetangga istri korban. (rei/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here