Proses pemakaman jenazah PDP virus corona pada malam hari. (Ilustrasi).

IM.com – Pasien dalam perawatan (PDP) asal Surabaya yang dirawat di RSUD Prof dr Soekandar, meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Rabu malam (29/4/2020) sekitar pukul 21.00.

Alasan jenazah pria berusia 46 tahun dimakamkan di Kabupaten Mojokerto karena yang bersangkutan tidak punya keluarga dan tempat tinggal tetap. “Warga ini tidak punya tempat tinggal tetap, berdasarkan KTP, domisilinya Surabaya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, Rabu malam (29/4/2020).

Pasien berinisial RJ sebelumnya sudah menjalani rapid test dan swab. Kedua tes tersebut menunjukkan hasil negatif. Meski demikian, proses pemakaman dilakukan sesuai protokol pencegahan Covid-19.

“Rapid test dan swab hasilnya negatif. Tapi apa pun kondisinya, kalau ada pasien sakit di Kabupaten Mojokerto, kami rawat. Kalau meninggal dunia, kami makamkan secara layak,” ungkap Ardi.


Sebelumnya, RJ ditemukan sakit di PPST Trowulan, Mojokerto, pada 13 April 2020.  Esok harinya, ia dilarikan ke RSUD Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari dan menjalani perawatan di ruang isolasi hingga meninggal dunia, kemarin malam.

PDP tersebut tidak termasuk PDP asal Mojokerto yang meninggal dunia karena statusnya sebagai warga Surabaya. Dengan demikian, hingga kini, jumlah PDP Corona yang meninggal dunia asal Kabupaten Mojokerto tetap 9 orang. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here