Seorang konsumen, Eva, sedang memilih buah durian di bazar Nduren Bareng Sunrise Mall, Mojokerto, Sabtu (6/2/2021).

IM.com – Bazar durian di Sunrise Mall Mojokerto tetap semarak di tengah pandemi Covid-19. Kendati, para pedagang mengaku tingkat penjualan menurun dibanding even-even sebelumnya yang pernah mereka ikuti sebelum merebaknya wabah.

Even Nduren Bareng di Sunrise Mall Mojokerto berlangsung pada 5-14 Februari 2021. Seperti tahun sebelumnya, bazar kali juga menghadirkan aneka durian dari berbagai daerah.

“Untuk harga masih standar di luar. Jadi masyarakat tidak perlu takut durian masuk mall, harga makin mahal. Harganya sama dengan di luar,” kata Cholis, marketing Sunrise Mall dan panitia Nduren Bareng.

Bazar Nduren Bareng di Sunrise Mall Mojokerto kali ini agak sepi akibat pandemi Covid-19. Mereka mengaku omsetnya dibanding even sebelum pandemi yang mereka ikuti di beberapa kota lain di Jawa Timur turun sampai 50 persen.


“Sekarang sangat sepi mas. Biasanya kalau sekali bisa menghabiskan 100 durian, sekarang bisa 2-3 hari baru habis,” ungkap Ma’sum, salah seorang penjual durian asal Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang di Sunrise Mall Mojokerto.

Selain penjualan, masalah yang sedang melanda pelaku bisnis durian kali ini karena banyak yang gagal panen. Ma’sum sendiri menyebut dirinya juga petani durian di kampung halamannya.

“Kalau biasanya bisa menghasilkan 400 sampai 500 buah, musim ini paling ya hasilnya 100 sampai 140 buah saja. Di pekarangan rumah saya juga punya pohon durian mas, tapi saya lebih sering kulakan,” ujar Ma’sum.

Namun demikian, pria yang kerap mengikuti bazar durian di beberapa kota di Jatim ini  mengaku tetap semangat berjualan buah Durian. Sebab, dirinya sudah lama mengeluti budidaya dan bisnis buah berkulit tajam tersebut.

Pedagang lain dari Wonosalam, Ika, membenarkan penuturan Ma’sum. Ia menyebut, pangsa pasar durian sedang sepi peminat.

“Biasanya kalau sekali bisa menghabiskan 150 durian, sekarang bisa 2-3 hari baru habis,” ucapnya.

Dalam even di Sunrise Mall ini, Ika membawa buah durian dengan berbagai ukuran dan harga yang bervariasi. Mulai dari 50 ribu hingga 150 ribu. Ia mengatakan, banyak pohon yang gagal panen pada musim durian tahun ini.

“Biasanya bisa memghasilkan 500 sampai 600 buah, musim ini paling ya hasilnya 100 sampai 200 buah saja. Buahnya ini langsung masak dari pohon, asli dari Wonosalam. Saya punya beberapa pohon, ada yang menyewa, juga membeli borongan,” tambahnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here