Petugas melakukan olah TKP di kamar nomor 15 Penginapan Pondok Wisata di Kecamatan Gondang, Mojokerto, tempat tewasnya Kusdiono (63), pensiunan PNS asal Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

IM.com – Naas dialami Kusdiono (63), warga Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Pensiunan PNS itu ditemukan tewas saat hendak berhubungan badan dengan wanita di kamar hotel melati di Kabupaten Mojokerto.

Korban chek-in di Penginapan Pondok Wisata di Kecamatan Gondang, Mojokerto pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Dia datang sendirian mengendarai sepeda motor. Setelah mendaftar, dia langsung masuk ke kamar nomor 15,” kata Resepsionis Penginapan Pondok Wisata, Adi Siswanto (44) kepada wartawan di lokasi, Rabu (10/3/2021).

Namun baru sekitar 15 menit berada di dalam kamar nomor 15, Kusdiono ditemukan sudah tak bernafas. Jasad korban yang sudah tak bernyawa pertama kali diketahui AST (57), wanita asal Kecamatan Pacet, yang hendak dikencaninya.

Sekitar 10 menit kemudian, lanjut Adi, teman kencan korban datang. Wanita berinisial AST (57), warga Kecamatan Pacet, Mojokerto itu datang ke hotel kelas melati itu seorang diri mengendarai sepeda motor.

“Si perempuan juga datang sendiri mengendarai sepeda motor menyusul korban ke kamarnya, kira-kira lima menit setelah korban masuk ke kamar. Karena melihat korban tidak sadar di kamar, dia (AST) memanggil saya,” ujarnya.

Setelah dicek, ternyata denyut nadi korban sudah berhenti. Beberapa saat kemudian, petugas Polsek Gondang tiba di lokasi usai menerima laporan dari Adi.

Kapolsek Gondang AKP Adam Muhari membenarkan Kusdiono mengatakan,  AST yang menyusul korban ke kamar menemukan Kusdiono dalam kondisi tak sadar terlentang di atas kasur. Saat ditemukan, korban masih memakai baju lengkap.

“Si perempuan ini berusaha membangunkan, tapi korban tidak merespons. Karena takut, dia memanggil resepsionis. Saat dicek resepsionis, korban sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Di TKP, polisi tidak menemukan benda mencurigakan di dalam kamar tempat tewasnya Kusdiono. Pihaknya masih menyelidiki penyebab tewasnya pensiunan PNS tersebut.

“Jenazah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk proses autopsi. Penyebabnya kita menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit. Sedangkan yang perempuan kami periksa,” terang Adam. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here