Sebanyak 39 warga Sidomulyo Gg 4 Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dievakuasi ke RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo dan Rusunawa Cinde setelah lima orang warga setempat terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (15/6/2021).

IM.com – Tiga warga lingkungan Sidomulyo Gg 4, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, meninggal dunia akibat Covid-19. Imbasnya, petugas menutup akses (lockdown) kampung dan melakukan tes swab terhadap 39 warga.

Satgas Covid-19 Kota Mojokerto menyisir (tracing) rumah-rumah untuk menyemprotkan disinfektan dan melakukan rapid tes kepada warga. Hasilnya, puluhan warga yang kedapatan reaktif langsung dibawa petugas ke RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo dan tempat karantina di Rusunawa Cinde bagi mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Bagi warga yang ada gejala sedang atau berat dievakuasi ke RSUD, yang ringan diisolasi di Rusunawa. Ada lima orang yang positif setelah dites swab, 4 swab PCR, 1 swab antigen,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Selasa (15/6/2021).

Gaguk mengungkapkan, menyebarnya Covid-19 di Sidomulyo Gg 4 terdeteksi pada Sabtu (12/6). Saat itu, terdapat 5 warga setempat yang mengeluh sakit dengan gejala Covid-19, seperti batuk, pilek dan sesak nafas.


Selanjutnya, tim medis melakukan tracing pada Minggu-Senin (13-14/6/2021) dan mendapati 39 orang yang memiliki kontak erat dengan lima pasien tadi. Mereka juga menjalani tes swab PCR.

“Hasil tes swab mungkin keluar hari ini. Mulai tadi pagi 39 orang kontak erat langsung diisolasi untuk mencegah transmisi lebih besar. Kami juga terus melakukan tracing di luar 39 orang tersebut,” terang Gaguk.

Terkait lockdown Lingkungan Sidomulyo Gg 4, kata Gaguk, penutupan itu akan dilakukan sampai kondisi dipastikan aman atau tidak ada penyebaran virus. Ia mengatakan, Dinas Sosial akan menyuplai makanan dan kebutuhan sehari-hari bagi warga setempat selama pembatasan.

“Pembatasan skala mikro di lingkungan tersebut untuk membatasi pergerakan yang bisa menambah penularan. Pemerintah melalui Dinas Sosial sudah menyiapkan bantuan pangan bagi warga di lingkungan yang dilakukan pembatasan,” tandasnya.

Gaguk kembali mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga, masyarakat diimbau agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kita mengimbau agar seluruh masyarakat mengikuti vaksinasi, karena ada beberapa yang sudah diberi kesempatan tapi tidak dimanfaatkan,” tuturnya.

Sebelumnya, tiga orang warga Lingkungan Sidomulyo Gg 4 meninggal dunia dalam sepekan terakhir akibat Covid-19. Pertama seorang perempuan berusia 59 tahun meninggal dunia pada Rabu (9/6/2021).

Disusul, laki-laki berumur 71 tahun pada Sabtu (12/6/2021). Tiga hari berikutnya, Selasa (15/6/2021), seorang laki-laki 60 tahun yang meninggal dunia.

“Dua minggu lalu kegiatan gotong-royong bersih-bersih di kampung. Setelah itu, banyak yang mengeluhkan sakit, panas, pusing, mual, muntah, tidak bisa tidur dan sesak,” ungkap salah seorang warga Sidomulyo Gg 4 Eki Sutomo. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here