IM. com – Kodim 0815/Mojokerto mengerahkan para Babinsa yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto untuk mendistribusikan obat terapi Covid-19 gratis bagi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., saat dikonfirmasi di Makodim 0815/Mojokerto, Kamis (29/07/2021) mengatakan, paket obat Isoman tersebut berasal dari Pemerintah yang didistribusikan kepada TNI secara berjenjang melalui Kodam dan Korem. Untuk Kodim 0815/Mojokerto pada tahap pertama mendapat alokasi sebanyak 290 paket.

“Sejumlah 290 paket obat Isoman bagi warga yang menjalani Isoman sudah didistribusikan sejak pekan lalu, dengan cakupan wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Pendistribusian paket obat Isoman tersebut dibagikan langsung para Babinsa bekerjasama dengan Bidan Desa dan Petugas UPT Puskesmas, ke rumah-rumah warga yang menjalani Isoman di tiap dusun, desa dan kelurahan”, jelasnya.

Pamen yang pernah menjabat Danyonif 734/Satria Nusa Samudra, menegaskan, dari 290 paket obat Isoman yang diterima Kodim 0815/Mojokerto, sejumlah 115 paket dibagikan di wilayah Kota Mojokerto dan 175 paket di wilayah Kabupaten Mojokerto.


“Dengan adanya bantuan paket obat dan vitamin gratis dari pemerintah yang didistribusikan pihak TNI ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang melaksanakan Isoman”, ungkap pria kelahiran Padang Sumatera Barat.

Abituren Akmil Angkatan 2001 ini menjelaskan, ada tiga paket obat yang dibagikan secara gratis, terdiri dari paket Isoman satu sebanyak 50 paket untuk warga tanpa gejala (OTG), paket Isoman dua sebanyak 140 paket untuk warga dengan gejala demam dan hilang penciuman, dan paket tiga sebanyak 100 paket untuk warga dengan gejala demam dan batuk kering.

Menurutnya, paket obat isoman gratis ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19. “Selain paket obat isoman gratis ini, pemerintah juga mendistribusikan bantuan sosial berupa beras bagi masyarakat”, terangnya.

Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dengan dukungan TNI-Polri telah melakukan segala ihtiar untuk memutus mata rantai Covid-19 melalui pelaksanaan PPKM, serbuan vaksin, menyediakan tempat isolasi terpusat dan sejumlah upaya lainnya.

Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri, harus bekerjasama dengan para pemangku kepentingan. “Diharapkan dengan adanya kolaborasi antar institusi akan membantu dalam menekan penyebaran maupun percepatan penanganan Covid-19 di wilayah”, pungkasnya.(Penrem 082/CPYJ)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here