Skuad AC Majapahit yang diturunkan pada laga uji coba melawan Tim PON Jawa Timur di Lapangan Universitas Negeri Surabaya, Jumat (20/8/2021).

IM.com – Klub asal Mojokerto AC Majapahit mendapat pelajaran berharga jelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Skuad asuhan Ambitie Dolus Cahyana dipecundangi tim PON Jawa Timur dengan skor telak 1-6 pada laga uji coba menghadapi di Lapangan Universitas Negeri Surabaya, Jumat (20/8/2021).

Pada babak petama, AC Majapahit sudah tertinggal 0-2 dari lawannya. Gawang Laskar Guntur Geni bahkan harus kebobolan empat gol di babak kedua.

Enam gol yang bersarang ke gawang AC Majapahit tiga di antaranya bermula dari bola mati tendangan bebas. Satu gol lain tim PON Jawa Timur diperoleh dari titik penalti.

Sementara Wira Faturrakhman dkk hanya mampu membalas sebiji gol melalui penalti Bagus Adi Prayitno.


Head Coach AC Majapahit Ambitie Dolus Cahyana mengatakan timnya mendapat banyak koreksi dari uji coba tersebut. Pria asal Jombang ini menegaskan, kepanikan saat bertahan membuat anak asuhnya membuat pelanggaran-pelanggaran fatal di dekat petak penalti.

“Banyak evaluasi yang harus kami lakukan, terutama saat bertahan. Kami berterima kasih dapat pelajaran berharga dari tim PON Jatim,” ujar pelatih yang juga tercatat sebagai staf Dispora Kabupaten Jombang tersebut.

Pelatih PON Jawa Timur Rudy William Keltjes mengapresiasi permainan AC Majapahit. Menurutnya, skuad Laskar Guntur Geni mampu memberikan perlawanan sengit dan berani bermain keras melawan tim PON Jawa Timur.

“Saya dengar AC Majapahit baru persiapan selama satu bulan, tapi ciri pola permainan mereka sudah terlihat, yakni bermain 4-3-3 kadang menjadi 4-2-3-1. Mereka bisa mengimbangi kami yang sudah berlatih bersama selama tiga tahun,” ujar mantan pemain Niac Mitra ini.

Manajer AC Majapahit Rossi Rahardjo mengatakan akan mendukung program latihan yang sudah disusun tim pelatih, termasuk di antaranya agenda uji coba. Rossi mengaku sudah menjadwalkan beberapa agenda uji coba dengan tim-tim Liga 2 dan Liga 3 dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Namun mahasiswa doktoral Universitas Airlangga Surabaya ini masih merahasiakan lawan dan tanggal serta lokasi uji coba tersebut. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here