Walikota Ika Puspitasari menjajal aplikasi SIPUSER di SMPN 2 Kota Mojokerto, Rabu (30/3/2022).

IM.com – SMPN 2 Kota Mojokerto menjawab tantangan pendidikan dan proses pembelajaran di tengah gempuran teknologi informasi (TI) dengan menciptakan aplikasi perpustakaan digital SIPUSER dan Ruang Podcast. Inovasi di bidang literasi ini sekaligus mengikuti arahan Wali Kota Ika Puspitasari agar semua sektor terus berinovasi dalam pelayanan publik yang lebih cepat dan efektif bagi kemajuan generasi penerus bangsa di era industri 4.0

Sistem Informasi Perpustakaan Elektronik Pemersatu (SIPUSER) dan Ruang Podcast SMPN 2 Kota Mojokerto diresmikan secara langsung oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari. Turut hadir mendampingi yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid serta Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sony Basuki Rahardjo.

Usai peresmian, Ika Puspitasari juga menjajal aplikasi SIPUSER dan ber-podcast bersama siswa SMPN 2 dengan tema Soekarno Kecil. Walikota yang akrab disapa Ning Ita mengatakan, koleksi buku fisik yang ada dimiliki SMPN 2 sudah lumayan banyak, namun koleksi elektroniknya masih terbatas. Oleh karena itu, ia mengarahkan agar SIPUTER dapat diintegrasikan dengan aplikasi KOMOLIB (Kota Mojokerto Library) yang diampu oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip.

“Aplikasi yang bernama KOMOLIB ini sudah memiliki ribuan koleksi ebook, karena sudah bekerja sama dengan beberapa penerbit nasional. Nah ini bisa diintegrasikan jadi tidak harus SMP Negeri 2 melakukan pengadaan sendiri untuk koleksi e-booknya tapi bisa cukup dengan bekerjasama mengintegrasikan aplikasi SIPUSER dengan aplikasi KOMOLIB milik Pemerintah Kota Mojokerto,” jelasnya.


Ning Ita menyampaikan dengan adanya perpustakaan digital anak-anak tetap bisa membaca tidak harus selalu datang ke ruang perpustakaan Ia menyebutkan, siswa tidak harus datang ke ruang perpustakaan untuk membaca buku karena E-book bisa diakses melalui gadget siswa.

“Siswa bisa mengakses dan membaca buku E-book di mana saja, yang penting saluran internetnya ada. Sambil nongkrong di taman-taman kan tetap bisa membaca. Budaya literasinya ini yang kita kuatkan dengan cara mengikuti perkembangan teknologi digital,” tutur Ning Ita.

Tentang kegiatan podcast yang diselenggarakan di SMPN 2, Ning Ita menyampaikan bahwa ini merupakan jawaban atas kebutuhan anak-anak kita yang sering sekali menggunakan sosial media untuk berbagi untuk sharing. “Podcast ini rutin dilakukan dengan mengundang tamu-tamu yang tentu harapannya tamu tamu yang diundang di dalam ngobrol melalui podcast Ini bisa memberikan semangat motivasi sekaligus inspirasi bagi anak-anak generasi penerus bangsa Kota Mojokerto agar memiliki cita-cita yang tinggi karena proses untuk mewujudkan cita-cita itu tidak bisa didapatkan dengan waktu yang singkat dibutuhkan proses panjang dan semangat serta konsistensi.”harap Ning Ita.

Ditambahkan Amin Wachid, perpustakaan digital Si Puser milik SMPN 2 Kota Mojokerto merupakan perpustakaan digital ketiga yang ada di SMPN Kota Mojokerto. Ia menyebutkan, beberapa sekolah lain juga sudah memiliki perspustakaan digital ini.

“SMPN 1 dan SMPN 5 juga ada, kita berharap nantinya seluruh SMPN di Kota Mojokerto akan memiliki perpustakaan berbasis web. Agar bisa menjawab tuntutan perkembangan jaman yang serba digital,” ungkapnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here