Tatakan tong sampah bergambar lambang Surya Majapahit ini bertuiskan DAKEL 2023 KEL SENTANAN, Kota Mojokerto.

IM.com – Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur mengkritik keberadaan tempat tatakan tong sampah di Kota Mojokerto bergambar Lambang Surya Majapahit. Keberadaan ornamen tersebut dinilai melecehkan simbol kejayaan Majapahit dan Agama Hindu.

Pada lambang Surya Majapahit terdapat gambar sembilan dewa dan delapan berkas cahaya matahari. Bagian lingkaran terdalam menampilkan sembilan dewa Hindu yang dinamakan Dewata Nawah Sanggah.

Dewa – dewa utama berada di bagian tengah dan diatur dalam posisi delapan arah mata angin dan satu berada di tengah. Namun sayangnya, lambang yang banyak digunakan sebagai logo beberapa komunitas budaya di Mojokerto dan Jawa Timur itu dipasang pada tatakan tong sampah disnyalir berada di sekitar Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto.

Ketua Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur Ki Bagong Sabdo Sinukarto menilai, pembuat tempat tong sampah tersebut teledor atau tidak mengerti makna filosofi dalam lambang Surya Majapahit.  Ia memastikan akan segera mengklarifikasi hal itu ke pihak terkait.

Hal itu diamini Agus Budiono pengurus FPK Jatim yang tinggal di Mojokerto. Pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak terkait tentang keberadaan tong sampah bertuliskan DAKEL 2023 KEL SENTANAN tersebut. (im)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini