Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro, menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

IM.com – Pengelolaan APBD Kota Mojokerto Tahun 2023 menunjukkan capaian yang membanggakan. Hingga akhir tahun, Pemkot mampu merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD) yang melampaui target hingga 103 persen dan serapan anggaran belanja mencapai 91,83 persen.

Sepanjang tahun anggaran 2023, realisasi PAD Kota Mojokerto telah mencapai 103 persen dan melebihi target. Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Pemkot mampu mencapai PAD Rp 243,6 miliar.

“Angka tersebut lebih besar dari target Rp 235 miliar. Alhamdulillah capaian PAD kita tahun ini juga lebih tinggi dibanding PAD tahun lalu, yaitu Rp 232,59 miliar,” ucap Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro, Minggu (31/12/2023).

Ali memastikan capaian realisasi PAD menjadi sangat penting sebagai salah satu modal dasar untuk Tahun Anggaran 2024. Artinya, pembiayaan berbagai program pembangunan dan layanan masyarakat di Kota Mojokerto tahun 2024, diantaranya akan mengandalkan PAD.

Sosok yang akrab disapa Mas Pj Walikota itu merinci, dari total PAD yang masuk, tercatat sebanyak Rp 67,6 miliar bersumber dari pajak daerah. Ini merupakan angka yang paling besar jika dibanding sumber PAD lainnya, terutama retribusi daerah dan pengelolaan kekayaan daerah.

Selain itu, jumlah tersebut merupakan 99,9 persen dari target tahun ini dan meningkat jika melihat capaian tahun sebelumnya sebesar Rp 66,2 miliar.

“Kenaikan PAD dari sektor pajak daerah ini tentu juga berkat kesadaran dari para wajib pajak di Kota Mojokerto. Jadi, terima kasih kepada wajib pajak yang telah patuh, disiplin membayar pajak. Ini sekaligus bentuk support untuk kelancaran pembangunan daerah,” terangnya.

Capaian tak kalah membanggakan adalah serapan anggaran belanja Pemkot Mojokerto yang mencapai 91,83 persen atau Rp 1,1 triliun. Angka tersebut tercatat sebagai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, karena  sebelumnya sering berada di kisaran 77-88 persen.

“Alhamdulillah serapan anggaran belanja Pemkot Mojokerto tembus 91,83 persen. Ini membuktikan bahwa kinerja seluruh elemen dalam melaksanakan program dan mewujudkan pembangunan Kota Mojokerto berjalan sangat optimal,” kata Ali.

Tak hanya itu, serapan anggaran belanja yang tinggi ini juga menunjukkan betapa impresif pemerintah daerah Kota Mojokerto dalam mengelola keuangan yang dimiliki dalam rangka merealisasikan program-program yang telah direncanakan.

Tingginya realisasi belanja ini, kata Ali, menunjukkan komitmen Pemkot Mojokerto dalam merealisasikan program yang telah ditargetkan di awal tahun. APBD yang telah dianggarkan tahun sebelumnya diupayakan pemanfaatannya secara optimal.

Terutama untuk menyasar program-program terkait Enam Pelayanan Dasar yang wajib dalam urusan pemerintahan. Mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, hingga Sosial.

1
2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini