Sebanyak 130 peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang resmi dibuka Komandan Kodim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, di GOR Seni Kota Mojokerto, Jumat (26/6/2026).

inilahMojokerto.com – Sebanyak 130 peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang resmi dibuka Komandan Kodim (Dandim) 0815/Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, di GOR Seni Kota Mojokerto, Jumat (26/6/2026).

Pembukaan diklat berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda. Hadir di antaranya Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Wakapolresta Mojokerto Kompol Jalaludin, Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Damar Bastiar Amarpit, Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi, perwakilan Kejaksaan Negeri, Bakesbangpol, BPBD, hingga para pembina KKRI.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Abi Swanjoyo menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

Menurutnya, pembinaan melalui KKRI tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta semangat bela negara.

“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan memiliki nasionalisme yang kokoh. Melalui pendidikan dan latihan ini, peserta akan belajar arti disiplin, loyalitas, serta pentingnya kebersamaan dalam menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.

Dandim menilai, perkembangan zaman yang semakin kompleks menuntut generasi muda memiliki karakter kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan sosial, budaya, maupun teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti setiap rangkaian materi dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan selama latihan, memperkuat jiwa korsa, serta tetap menjalankan kewajiban ibadah.

Tak hanya kepada peserta, Dandim juga memberikan pesan khusus kepada para pembina dan instruktur agar menjalankan tugas pembinaan secara profesional.

Menurutnya, pendekatan yang tegas namun tetap edukatif dan humanis menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berintegritas.

Rangkaian pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan pengalungan kartu identitas kepada perwakilan kadet. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya Diklat KKRI Triwulan II Tahun 2026 yang akan menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan bagi para peserta.

14

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini