
inilahmojokerto.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Beton Tahap V di Dusun Bekatul, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto memasuki fase krusial. Setelah sejumlah pekerjaan konstruksi rampung, proyek yang digarap Kodim 0815/Mojokerto kini memasuki tahap pengecoran abutmen atau penyangga utama jembatan.
Di lokasi proyek, personel TNI, tenaga teknis, dan warga setempat tampak bergotong royong menyelesaikan proses pengecoran. Material beton dari truk mixer disalurkan ke dalam bekisting abutmen sebelum diratakan secara manual untuk memastikan kekuatan struktur sesuai standar konstruksi.
Semangat kebersamaan menjadi pemandangan yang mewarnai pengerjaan proyek tersebut. Sinergi antara aparat TNI dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi jalur penghubung vital bagi warga.
Pasiter Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Budiyono, mengatakan tahap pengecoran abutmen merupakan salah satu pekerjaan penting dalam keseluruhan pembangunan Jembatan Garuda.
“Pengerjaan terus kami laksanakan secara bertahap sesuai perencanaan dengan mengutamakan kualitas konstruksi. Sinergi antara TNI, tenaga teknis, dan masyarakat menjadi kekuatan utama untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan warga,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Menurut Budiyono, keberadaan Jembatan Garuda nantinya akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan memudahkan distribusi hasil pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat setempat.
Tak hanya itu, akses transportasi yang lebih baik diyakini mampu membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan sekitar. Karena itu, setiap tahapan pembangunan dilakukan secara teliti agar menghasilkan konstruksi yang kokoh, aman, dan memiliki daya tahan jangka panjang.
Dengan dukungan cuaca yang cerah dan kondisi wilayah yang kondusif, progres pembangunan Jembatan Garuda Tahap V terus berjalan sesuai tahapan. Program tersebut menjadi salah satu wujud nyata peran TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jika rampung sesuai target, Jembatan Garuda tidak hanya menjadi penghubung dua wilayah, tetapi juga menjadi jembatan harapan bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi dan kemudahan akses bagi warga Desa Jabontegal dan sekitarnya.









































