Danrem 082 Kunjungi Kodim Tuban, Disambut Bupati
Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ Kolonel Arm Budi Suwanto, melakukan kunjungan kerja serta silaturahmi kepada prajurit dan keluarga besar Kodim 0811/Tuban

IM.com – Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ Kolonel Arm Budi Suwanto, melakukan kunjungan kerja serta silaturahmi kepada prajurit dan keluarga besar Kodim 0811/Tuban, di aula Letda Sucipto Makodim setempat, Selasa (3/7/2018).

Kedatangan rombongan Danrem disambut Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Nur Wicahyanto beserta Forkopimda Kabupaten Tuban, Ketua Persit Cabang, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim 0811/Tuban.

Danrem 082/CPYJ, Kolonel Arm Budi Suwanto dalam kesempatan tatap muka dengan Prajurit dan Persit Kodim 0811/Tuban mengingatkan tentangtugas dan tanggung jawab prajurit di satuan kewilayahan adalah melaksanakan pembinaan wilayah terhadap aspek geografi, demografi dan kondisi sosial.

“Bagaimana kita bisa membina aspek geografi, demografi dan kondisi sosial yang ada di wilayah ini, sehingga bisa terbentuk ketahanan negara yang tangguh,” tandasnya.

Pada kesempatan ini pula Danrem juga mengajak kepada seluruh prajurit dan Persit yang hadir untuk senanitiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Tidak ada agama yang mengajarkan kejelekan, semua mengajarkan kebaikan, oleh sebab itu, kalau dasar keimanan dan ketakwaan kita sudah bagus, untuk diri kita dan keluarga kita pasti keluarnya kita akan senantiasa untuk menebarkan kebaikan,” tutur Danrem.

Menurut Danrem, berawal dari ketakwaan kita semua akan menjadi orang yang tenang, orang yang sabar, kita menjadi orang yang ikhlas untuk melaksanakan tugas.

“Kalau kita dasari dengan hal itu, maka tugas apapun akan terasa ringan, tetapi sebaliknya kalau hanya didasari rasa keterpaksaan saja, jangankan tugas yang berat, tugas yang ringanpun akan dirasakan berat. Oleh sebab itu, saya minta laksanakan setiap tugas itu dengan penuh rasa keikhlasan,” pinta Danrem.

Danrem juga meminta agar seluruh prajurit untuk memantapkan pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab sebagai insan teritorial melalui Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Lima Kemampuan Teritorial. “Sebenarnya seluruh prajurit kalau dia memegang teguh Delapan Wajib TNI saja, itu berarti dia sudah lulus melaksanakan tugasnya,” tandasnya.

Tugas pokok satuan kewilayahan, lanjut Danrem, yakni melaksanakan pembinaan teritorial guna mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Namun dalam pelaksanaan tugas tersebut, tentunya tidak akan mampu berdiri sendiri, untuk itu perlu bersinergi dengan Instansi terkait Pemda, Polri dan birokrasi lainnya sampai di tingkat desa.

“Kita yakin dan sadar sesadar-sadarnya, sehebat apapun kita tidak akan mampu melaksanakan tugas sendiri, kita akan semakin ringan kalau itu kita laksanakan secara bersama-sama, karena kebersamaan itu kan meningkatkan power kita, saya minta dijaga sinergitas ini dan terus dikembangkan,” imbuhnya.

Mengakhiri arahannya, Danrem berpesan, agar para prajurit memikirkan hari tua. Dengan menjaga kesehatanmelalui olahraga dan menjaga keharmonisan keluarga. “Jaga kesehatan diri dan keluarga kita serta jaga harmonisasi dalam kehidupan rumah tangga,” pungkas Danrem yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anggota Prajurit dan PNS yang sedang mengalami sakit. (rem/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here