Jasad Akhiyat Said saat dievakuasi di pinggir Jalan Lespadangan, Gedeg, Mojokerto usai terjatuh saat mengendarai mobil Avanza Nopol S 1878 TD yang dikendarai Setiyo Budiono, PNS Kecamatan Gedeg, Senin (4/3/2019).

IM.com – Nasib malang dialami Akhiyat Said (38) warga Desa Berat Wetan, Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Ia tewas tertabrak truk saat berusaha mendahului mobil Avanza di Jalan Raya Lespadangan, Desa Terusan, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Selasa pagi (4/3/2019) sekitar pukul 07.10 WIB.

Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Karen menjelaskan, Akhiyat Said mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun Nopol S 6473 TG melaju di Jalan Raya Lespadangan dari arah Timur menuju Kota Mojokerto.

Ketika di TKP, Akhiyat berusaha mendahului mobil Toyota Avanza Nopol S 1878 TD yang dikemudikan Setiyo Budiono (55) warga Pekayon V Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. “Korban mendahului mobil Avanza dari arah kanan,” kata Karen.

Sebelum motornya melewati Avanza, Akhiyat tiba-tiba panik ketika melihat truk yang melaju dari arah berlawanan pada saat bersamaan. Korban lalu membanting setir ke kiri untuk menghindari truk.


“Tapi motornya malah menyerempet bodi mobil Avanza hingga jatuh tersungkur ke kanan,” tutur Karen. Saat itulah, truk yang melaju dari arah berlawanan menyambar korban.

Akibatnya, Akhiyat meregang nyawa di TKP dengan kondisi hidung dan mulut yang mengeluarkan darah. Jasadnya dievakuasi ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto

“Tidak ada luka di kepala, hanya hidung dan mulutnya mengeluarkan darah,” ucap salah satu relawan yang melakukan evakuasi korba, Niki Mas Aden.

Sementara pengemudi mobil Avanza, Setiyo Budiono, diketahui ternyata seorang Pegawai Negeri Sipil di Kecamatan Gedeg. “Setyo Budiono merupakan staff di Kecamatan Gedeg,” ujar Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kabupaten Mojokerto, Susantoso. (son/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here