Bupati Ikfina Fahmawati mensosialisasikan anjuran minum tablet tambah darah (TTD) kepada remaja putri siswi SMPN 2 Mojosari untuk mencegah anemia dan risiko calon ibu melahirkan anak stunting.

IM.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengajak seluruh remaja putri siswi SMPN 2 Mojosari rajin minum tablet tambah darah (TTD). Sosialisasi dirangkai dengan pemberian edukasi gizi seimbang dan pelayanan pemeriksaan kepada para siswi SMPN 2 Mojosari.

Sosialisasi yang dikemas dalam agenda Jum’at CERIA (Cantik, Enerjik, Rajin, Inovatif dan Aktif) digelar di halaman sekolah SMPN 2 Mojosari, Kabupaten Mojokerto (2/12/2022) pagi. Kegiatan ini digagas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto itu sekaligus memberikan pelayanan pemeriksaan dan edukasi gizi seimbang terhadap para siswi SMPN 2 Mojosari.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, saat ini Indonesia menghadapi permasalahan cukup besar yakni terkait stunting. Balita yang gagal tumbuh atau stunting salah satunya juga diakibatkan kurang darah atau anemia pada ibu hamil.

“Anemia juga dapat menimpa perempuan saat usia remaja. Jadi kita harus bersama-sama berupaya bagaimana semua yang ada di sini tidak ada kekurangan darah. Menstruasi salah satu penyebab wanita kekurangan darah sehingga para siswa agar mengkonsumsi makanan mengandung zat besi,” kata Ikfina.


Makanan mengandung zat besi menjadi pendukung utama dalam memproduksi sel darah merah. Seperti bayam, kacang-kacangan dan makanan yang paling tinggi kandungan zat besinya yaitu hati, bisa hati ayam, hati kambing, hati sapi, udang dawu dan kuning telur.

“Sepertiga hingga dua pertiga remaja putri mengalami kekurangan darah. Sehingga hal ini dapat membahayakan remaja putri yang kekurangan zat besi tidak hanya mengakibatkan kekurangan darah. Namun juga menyebabkan otak lebih lama berpikir dan sulit konsentrasi,” terangnya.

Bupati menambahkan, ada dua faktor yang dapat menghambat dan mempercepat penyerapan zat besi pada tubuh. Misalnya, minum kopi dan teh sebelum satu jam makan dapat menghambat penyerapan zat besi. Penyerapan bisa berbentuk ferri dan ferro.

“Ketika ada zat asam di dalam perut maka bentuknya ferro akan mudah diserap,” pungkasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here