Direktur Utama PGN Setiawan Handoko dan jajaran petinggi lain memaparkan pencapaian dan perkembangan terkini PGN hingga Triwulan III – 2023.

IM.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatatakan pertumbuhnan volume penjualan (niaga) gas bumi sebesar 5 persen. Peningkatan itu diiikuti pengaliran gas bumi di bisnis transmisi sebesar 1.444 MMSCFD yang juga tumbuh sebesar 8 persenkarena adanya Pipa Transmisi Gresik-Semarang.

Catatan tersebut merupakan pencapaian dan perkembangan terkini PGN hingga Triwulan III – 2023. Perusahaan Subholding membeber laporan tersebut dalam acara Public Expose Festival 2023 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diselenggarakan secara daring melalui berbagai kanal dan dihadiri berbagai kalangan investor, media dan publik.

Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko memaparkan, volume niaga gas bumi juga bertumbuh 5 persen atau menjadi 935 BBTUD. Di mana jumlah pelanggan mencapai lebih dari 839 ribu dengan volume terbesarnya dari pembangkit listrik, industri kimia, keramik, makanan dan pupuk.

Salah satu sebab peningkatan volume niaga karena rerata harga gas yang dijual PGN memang sangat kompetitif bila dibandingkan bahan bakar lain. Seperti HSD (setara USD 41,18/MMBTU), LPG – 12 kg (setara 26,20 USD /MMBTU) atau MFO (setara USD 33,74/MMBTU).

“PGN menjalankan Customer Acquisition guna mencapai penambahan pengelolaan volume gas bumi melalui penambahan pelanggan baru, penyediaan infrastruktur gas beyond pipeline (LNG & CNG retail) dan perluasan jargas rumah tangga untuk mendukung kebijakan pengurangan subsidi,” kata Arief.

Portofolio usaha lain yang dilaksanakan anak perusahaan beberapa yang mencapai pertumbuhan kinerja adalah transportasi minyak sebesar 42,9 MMBOE atau bertumbuh 400 persen karena penyaluran minyak melalui pipa Rokan. Kemudian pada regasifikasi LNG terdapat kenaikan 21 persen menjadi 158 BBTUD karena adanya kenaikan permintaan di LNG Hub Arun.

Arief menerangkan, menjelang akhir 2023, kebijakan strategis yang ditempuh adalah secara konsisten menambah portofolio pelanggan baru untuk mencapai target volume pengelolaan gas bumi. Upaya diversifikasi usaha didorong melalui peran anak perusahaan sehingga target pertumbuhan pendapatan konsolidasi dapat diperoleh melalui bisnis lain.

“Diversifikasi bisnis dikembangkan oleh anak perusahaan melalui pengembangan LNG Arun, proyek biomethane, dan optimasi WK Pangkah,” terang. Arief

Selanjutnya, pengelolaan biaya secara optimal dilakukan namun tanpa mengurangi aspek keamanan dan kehandalan kegiatan usaha. PGN juga memastikan memiliki tim kerja yang handal melalui pengembangan kompetensi dan implementasi HSSE untuk kenyamanan bekerja.

Atas kinerja operasional tersebut maka pendapatan konsolidasi yang dibukukan PGN meningkat sebesar 2 persen atau tercatat 2,69 miliar USD. Dimana kontribusi terbesar diperoleh dari bisnis niaga dan transmisi gas bumi sebesar78 persen dan selebihnya merupakan usaha hulu dan lainnya.

1
2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini