Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun.

IM.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengumumkan perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 diundur pada 20 Februari 2024. Perubahan jadwal ini menyusul agenda pencoblosan Pemilu yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan, pengunduran jadwal perayaan HPN ini guna mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung damai, lancar dan kondusif. Kendati demikian, ia menegaskan, peringatan HPN 2024 tetap berlangsung pada 9 Februari 2024 di Gedung PWI Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat.

“PWI ingin perayaan HPN 2024 berjalan sukses,  sekaligus  untuk ikut berpartisipasi membantu pemerintah menciptakan Pemilu Damai sehingga perayaan puncaknya kita undur,” ujar  Hendry Ch Bangun dalam Rapat Pleno Pengurus Harian PWI Pusat di Kantor PWI, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (8/1/2024).

Sementara itu, peringatan hari persnya sendiri akan dilaksanakan tanggal 9 Februari di Gedung PWI Pusat lantai empat, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat. Acara peringatan akan diisi dengan tumpengan dan doa yang akan dihadiri seluruh pengurus, dan sejumlah undangan.

Dikatakan, semula rangakaian acara HPN 2024 akan dilaksanakan di Jakarta mulai tanggal 7-9 Februari, namun mempertimbangkan kepentingan nasional yang lebih besar, jadwalnya digeser menjadi tanggal 17 – 20 Februari 2024 mendatang.

Seperti diketahui, Hari Pers Nasional (HPN) diperingati pada 9 Februari setiap tahun. Pada tahun 2024 ini, HPN mengusung tema ‘Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Keutuhan Bangsa’.

“Itu artinya, PWI ikut mensukseskan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024,” jelas Hendry.

Menurut Hendry, pengunduran perayaan puncak itu dilakukan setelah hasil evaluasi waktunya berdekatan dengan Pemilu sehingga dinilai kurang kondusif, dengan dua alasan: (1) Dapat menganggu wartawan anggota PWI yang akan meliput pelaksanaan Pemilu 2024 di daerahnya masing-masing. (2) PWI ingin berpartisipasi untuk menghadirkan Pemilu Damai, sesuai dengan tema HPN 2024.

“Untuk itu, PWI menahan diri agar tidak mengadakan pesta HPN pada saat semua pihak fokus pada pelaksanaan Pemilu,” ujar Ketum PWi Pusat.

Perayaan puncak HPN 2024 dijadwalkan akan dihadiri pengurus dan anggota PWI dari 38 provinsi dari seluruh Indonesia dan cabang khusus Solo, kota kelahiran PWI. Serta sejumlah wartawan dari negara tetangga, seperti Malaysia, sebagaimana HPN sebelumnya.

Perayaan puncak HPN 2024 dilaksanakan pasca rekapitulasi perolehan suara hasil Pemilu. Dengan begitu, diharapkan pelaksanaannya dalam suasana yang lebih tenang dan tensi politik sudah turun.

“Acara puncaknya jatuh pada 20 Februari 2024. Sekali lagi, alasan pergeseran jadwal perayaan puncak HPN demi kepentingan nasional yang lebih besar,” ujar Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun.*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini