Realisasi investasi Kabupaten Mojokerto tembus Rp1,06 triliun di awal 2026. Bupati Muhammad Albarraa siapkan layanan perizinan ringkas bagi para pengusaha
Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat posisinya sebagai kawasan yang ramah bagi para pelaku usaha dan penanam modal. Komitmen ini dibuktikan lewat torehan tren ekonomi positif yang berhasil dicatatkan sepanjang kepemimpinan Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa

inilahmojokerto.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat posisinya sebagai kawasan yang ramah bagi para pelaku usaha dan penanam modal. Komitmen ini dibuktikan lewat torehan tren ekonomi positif yang berhasil dicatatkan sepanjang kepemimpinan Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa.

Berdasarkan data paling mutakhir, realisasi investasi yang masuk ke Kabupaten Mojokerto sukses menyentuh angka Rp1,06 triliun hanya dalam kurun waktu triwulan pertama tahun 2026.

Muhammad Al Barra menegaskan bahwa lonjakan modal ini menjadi bukti nyata bahwa iklim bisnis di wilayahnya terus tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan.

“Terhitung sejak Januari hingga Mei tahun 2026 ini, nilai investasi yang telah masuk ke Kabupaten Mojokerto sudah menembus angka Rp1,06 triliun,” ungkap Muhammad Al Barraa.

Tidak hanya sukses menggaet investor baru, rapor makro ekonomi Kabupaten Mojokerto sepanjang tahun 2025 juga menunjukkan grafik yang impresif. Daerah berjuluk Bumi Majapahit ini mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi di angka 5,56 persen.

Sektor legalitas usaha juga mengalami percepatan yang masif. Sepanjang tahun lalu, pemerintah daerah telah menerbitkan sedikitnya 8.300 Nomor Induk Berusaha (NIB) serta menyelesaikan 1.094 izin lintas sektor.

Dampak dari berbagai stimulus ekonomi ini turut mendongkrak kualitas hidup masyarakat, yang tecermin dari angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto yang kini merangkak naik ke posisi 77,46 persen.

Bupati Mojokerto menyadari betul bahwa daya tarik investasi tidak hanya bertumpu pada angka statistik, melainkan harus ditopang oleh fasilitas pelayanan publik yang prima.

Oleh sebab itu, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkab Mojokerto berkomitmen penuh untuk memangkas jalur birokrasi administrative agar lebih ringkas, responsif, namun tetap patuh pada regulasi.

“Kami terus mematangkan sistem pelayanan publik yang adaptif, profesional, serta tanggap terhadap dinamika dunia usaha. Ini adalah langkah konkret kami dalam memberikan kemudahan berbisnis di daerah,” tutur Gus Barra saat memberikan sambutan dalam agenda Bupati Mojokerto Golf Tournament 2026 di Finna Golf Prigen, Sabtu (23/5/2026) malam.

Di akhir penjelasannya, ia optimistis bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki segala syarat untuk bertransformasi menjadi magnet bisnis raksasa di Jawa Timur.

“Mojokerto tidak hanya menyimpan kejayaan sejarah sebagai pusat peradaban Kerajaan Majapahit, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi dan masa depan investasi yang sangat menjanjikan,” pungkasnya. (uyo)


1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini