Evakuasi korban kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda CBR 150 R dan truk bermuatan tebu di Jalan Raya Desa Simongagrok, Dawarblandong, Mojokerto, Jumat (11/9/2026).

inilahmojokerto.com – Perjalanan seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, berakhir bahas di Jalan Raya Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jumat (11/9/2026) siang.

Korban berinisial DHO (34), warga Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk colt diesel Mitsubishi bermuatan tebu. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 WIB.

Kecelakaan bermula ketika DHO mengendarai Honda CBR 150 R dari arah Lamongan menuju Mojokerto.

Saat melintas di lokasi kejadian, korban hendak berpindah dari bahu jalan menuju badan jalan.
Pada saat bersamaan, sebuah truk colt diesel Mitsubishi bermuatan tebu melaju searah di sisi korban.

Truk tersebut dikemudikan AAIS (20), warga Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Situasi yang berlangsung singkat itu kemudian berubah menjadi kecelakaan.

Pengemudi truk berupaya menghindari kendaraan korban. Namun, truk kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berdatangan untuk membantu proses evakuasi. Relawan bersama masyarakat dan petugas melakukan penanganan terhadap korban serta kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Rachmanu Bayu Aji melalui Kanit Gakkum Iptu Sudjito membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Polisi mengingatkan seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, terutama saat berada di jalan yang dilalui kendaraan berukuran besar.

Menurut Sudjito, konsentrasi dan kehati-hatian menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kurangnya hati-hati dan konsentrasi saat berkendara di jalan raya bisa mengakibatkan kecelakaan hingga berakibat maut,” ujar Sudjito.

Ia juga mengimbau pengendara menjaga jarak aman serta tidak memaksakan diri ketika hendak mendahului kendaraan lain.

“Jaga jarak aman, jangan mendahului baik dari kanan maupun kiri apabila tidak cukup ruang,” pungkasnya.

38

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini