Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Tumapel, Mojokerto, resmi diperkenalkan. Jembatan ini memudahkan akses warga dan pelajar serta mendukung aktivitas desa.

inilahmojokerto.com – Wajah ceria warga dan pelajar SDN Tumapel terlihat saat Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Dempel, Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, resmi diperkenalkan kepada masyarakat, Rabu (26/8/2026).

Jembatan yang dihiasi nuansa merah putih itu bukan sekadar bangunan penghubung. Bagi warga setempat, keberadaannya menjadi bagian penting dalam memudahkan mobilitas sehari-hari, termasuk akses pelajar menuju sekolah.

Antusiasme warga terlihat ketika masyarakat bersama para pelajar berkumpul di atas jembatan sambil membawa dan mengibarkan bendera Merah Putih. Suasana tersebut menggambarkan harapan baru masyarakat setelah hadirnya akses penghubung di wilayah mereka.

Peresmian jembatan dihadiri Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono, Camat Dlanggu Masluchman, S.H., M.Si., Danramil 0815/14 Dlanggu Kapten Arh Suminto, perwakilan Kaur Renkon Zibang Serma Sugeng, Pj. Kepala Desa Tumapel Saiful Arif, S.P., Konsultan BPK Ismail, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga dan pelajar.

Kapten Inf Budiyono mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi bagian dari upaya membuka akses bagi masyarakat, terutama di kawasan yang membutuhkan sarana penghubung.

Menurutnya, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga dan pelajar sekaligus mendukung kegiatan sosial serta perekonomian masyarakat.

“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, memperlancar mobilitas warga dan pelajar, serta mendukung berbagai aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kondisi jembatan. Perawatan bersama dinilai penting agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Bagi warga Desa Tumapel, keberadaan jembatan ini memiliki arti lebih dari sekadar infrastruktur. Akses yang semakin mudah diharapkan dapat membantu aktivitas masyarakat sekaligus menunjang kebutuhan pendidikan anak-anak di sekitar lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, kondisi fisik jembatan juga diperiksa melalui checklist penyelesaian pekerjaan 100 persen. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan berada dalam kondisi baik dan siap dimanfaatkan masyarakat.

Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi salah satu gambaran bagaimana pembangunan infrastruktur di tingkat desa dapat memberikan dampak langsung bagi kehidupan warga.

Dengan akses penghubung yang lebih mudah, masyarakat Desa Tumapel diharapkan semakin terbantu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara para pelajar memiliki jalur yang lebih mendukung perjalanan mereka menuju sekolah.

Bagi warga, jembatan tersebut kini bukan hanya menjadi penghubung dua sisi wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari harapan untuk meningkatkan konektivitas dan menggerakkan aktivitas sosial serta ekonomi desa.

7

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini