
inilahmojokerto.com – Bahaya pohon tumbang kembali mengancam pengguna jalan di Mojokerto. Sebuah pohon Asoka berdiameter sekitar 80 sentimeter roboh dan melintang di Jalan Jayanegara, tepatnya di kawasan simpang empat Gatoel, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.50 WIB.
Pohon dengan tinggi sekitar 10 meter tersebut tumbang setelah diterpa angin kencang di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Batangnya yang sebagian terlihat telah mengering dan rapuh akhirnya patah hingga pohon ambruk ke badan jalan.
Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, posisi pohon yang roboh sempat menutup akses kendaraan dari dua arah, baik jalur menuju Mojokerto Kota maupun sebaliknya.
Kondisi ini menjadi perhatian karena lokasi pohon berada di kawasan persimpangan yang cukup ramai dan dilengkapi lampu lalu lintas. Jika pohon tumbang ketika kendaraan sedang berhenti di sekitar persimpangan, potensi korban maupun kerusakan kendaraan tentu lebih besar.
Salah seorang pengguna jalan, Arifin, mengaku sempat melihat pohon tersebut mulai doyong sebelum akhirnya roboh.
“Saya melaju dari arah selatan. Dari jarak sekitar 10 meter saya melihat pohonnya sudah doyong ke arah jalan. Setelah itu batangnya patah dan akhirnya roboh,” ujarnya.
Menurut Arifin, situasi lalu lintas yang kebetulan relatif sepi membuat dampak pohon tumbang tidak semakin parah. Saat kejadian, sebagian kendaraan juga sedang berhenti karena lampu lalu lintas.
“Coba kalau saat itu ada pengendara yang berhenti karena lampu traffic light menyala merah dari arah selatan, pasti risikonya lebih besar,” katanya.
Setelah kejadian, anggota Satlantas Polres Mojokerto Kota bersama tenaga relawan turun ke lokasi. Arus kendaraan diatur agar kemacetan tidak semakin panjang, sementara batang dan ranting pohon dipotong serta dievakuasi dari badan jalan.
Proses pembersihan akhirnya membuat akses kendaraan dari kedua arah kembali normal.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap keberadaan pohon berukuran besar di sepanjang jalur lalu lintas, terutama ketika cuaca panas disertai angin kencang. Pohon yang tampak masih berdiri kokoh dapat menjadi ancaman apabila sebagian batang atau akarnya sudah mengalami kerusakan dan pelapukan.









































