Bukan seberapa lezat menu yang disajikan, program "Rantangan Ning Ita" menjalin kebersamaan tanpa sekat antara pemimpin daerah dan warga.

inilahmojokerto.com — Suasana Ramadan di sejumlah sudut Kota Mojokerto terasa berbeda ketika Wali Kota Ika Puspitasari datang mengetuk pintu rumah warga, Minggu (28/02/2026) sore.

Program bertajuk “Rantangan Ning Ita” kembali digelar sebagai agenda rutin tahunan yang mempertemukan pemimpin daerah dengan masyarakat dalam suasana buka puasa bersama.

Didampingi suami, Wali Kota membawa hidangan berbuka dalam rantang bertingkat berisi nasi, sayur, lauk, dan sambal.

Rantang sederhana itu menjadi simbol berbagi dan kebersamaan.

Ia duduk lesehan bersama tuan rumah, berbincang santai tentang keseharian, usaha kecil yang dijalani, hingga kondisi lingkungan sekitar.

“Datang langsung ke rumah warga seperti ini membuat silaturahmi terasa lebih erat. Saya ingin tetap dekat dan mendengar langsung cerita mereka,” ujar Wali Kota Mojokerto tersebut di sela kegiatan.

Program ini telah berjalan beberapa tahun terakhir dan dilaksanakan bergiliran di berbagai wilayah agar lebih banyak warga merasakan kebersamaan tersebut.

Menurutnya, esensi kegiatan bukan terletak pada menu yang disajikan, melainkan niat untuk berbagi.

Menjelang azan magrib, doa dipanjatkan bersama sebelum menyantap hidangan.

Dalam kesederhanaan itu, kehangatan Ramadan terasa nyata—pemimpin dan warga duduk setara, menikmati kebersamaan tanpa sekat. (kim)

28

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini