Pengajian Ahad Pagi perdana di Masjid Al-Furqon Muhammadiyah, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto
Masjid Al-Furqon Muhammadiyah Mlirip, Jetis, Mojokerto menggelar Pengajian Ahad Pagi perdana dengan menggandeng RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi jamaah

inilahmojokerto.com – Pengajian umum tidak hanya menjadi sarana memperkuat keimanan, tetapi juga wadah meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Konsep itulah yang dihadirkan dalam Pengajian Ahad Pagi perdana di Masjid Al-Furqon Muhammadiyah, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Semarak Tahun Baru Islam 1448 Hijriah itu digelar melalui kolaborasi antara Masjid Al-Furqon dan RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto. Lebih dari 100 jamaah mengikuti kegiatan yang memadukan kajian keagamaan dengan layanan kesehatan gratis tersebut.

Sejak pagi, masjid dipadati jamaah dari berbagai kalangan. Selain warga sekitar, kegiatan itu juga dihadiri simpatisan Muhammadiyah, masyarakat umum, serta tenaga kesehatan yang diterjunkan langsung oleh RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto.

Tak hanya mendapatkan siraman rohani, para peserta juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan kesehatan gratis. Mulai dari pemeriksaan gula darah acak (GDA), skrining kesehatan mata, hingga konsultasi gizi yang diberikan oleh tenaga medis profesional.

Antusiasme jamaah terlihat tinggi. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi mengenai pola hidup sehat. Program ini dinilai membantu masyarakat karena layanan kesehatan dapat diakses dengan mudah di lingkungan masjid.

Ketua Takmir Masjid Al-Furqon Muhammadiyah Mlirip, Tri Febriandi Amrulloh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat aktivitas umat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, fungsi masjid tidak hanya terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pemberdayaan dan pelayanan sosial.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah mahdhah semata, tetapi juga harus mampu hadir sebagai pusat pemberdayaan umat. Salah satunya melalui program pelayanan kesehatan gratis yang langsung dirasakan manfaatnya oleh jamaah,” ujarnya.

Ia menambahkan, memakmurkan masjid tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik, melainkan juga menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Kolaborasi dengan RSI Hasanah Muhammadiyah Mojokerto, kata dia, menjadi wujud sinergi antara dakwah dan pelayanan sosial yang selama ini menjadi bagian dari gerakan Muhammadiyah. Melalui kegiatan seperti ini, masjid diharapkan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi ruang solusi bagi berbagai persoalan umat.

Ke depan, Takmir Masjid Al-Furqon berencana menjadikan Pengajian Ahad Pagi sebagai agenda rutin. Selain menghadirkan kajian keislaman, kegiatan tersebut juga akan dikembangkan dengan berbagai program sosial dan kesehatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar.

25

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini