Anggota Polres Mojokerto melakukan olah TKP di kamar S11 dan memasang garis polisi di depan kamar

IM.com – Seorang pria ditemukan tewas di salah satu kamar Hotel Wonokerto, Desa Wonokerto, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/9/2016) petang. Korban tewas dengan mulut berlumuran darah di atas ranjang. Mayat pria ini pertama kali ditemukan salah satu karyawan Hotel Wonokerto, Gozi Setiawan (20).

Menurut Gozi, korban dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi miring ke kiri di atas tempat tidur kamar hotel nomor S 11.”Posisi sudah meninggal tak pakai pakaian. Sudah pucat, banyak darah keluar dari mulutnya, darahnya masih mengalir segar,” kata Gozi

Gozi menjelaskan, pria yang diketahui atas nama Jaman (66), warga Dusun Buluresik, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto itu chek in sejak Selasa (27/9) sekitar pukul 10.00 Wib. Saat itu korban datang seorang diri.

Sejak chek in sampai siang tadi, lanjut Gozi, korban tak pernah terlihat olehnya. Lantaran sudah waktunya chek out, sekitar pukul 12.00 WIB dia berusaha membangunkan korban. Namun, korban tak merespons. Sementara sepeda motor korban Honda GL masih terparkir di depan kamar tersebut.


“Sekitar jam 2 (14.00 WIB) saya gedor lagi, tetap saja tak ada respons. Pintu kamar tertutup namun tak dikunci. Karena perasaan saya endak enak, akhirnya sejam kemudian saya buka,” terangnya.

Saat itu lah Gozi melihat pemandangan mengerikan itu. Pria asal Ngoro itu ternyata sudah tak bernyawa. Dia pun melaporkan temuannya itu ke manajemen hotel yang diteruskan ke polisi.

Sementara Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Mojokerto, Ipda Agus Setiawan mengatakan, pihaknya telah menuntaskan olah TKP. Hasilnya, petugas menyita sebotol air mineral, dompet dan pakaian korban, serta sepeda motor korban. Kamar nomor S 11 itu telah dipasangi garis polisi.

Sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian Jaman. Jenazah pria yang sehari-hari menjadi makelar tanah dan sapi itu dievakuasi ke RSUD Dr Soekandar, Mojosari untuk diautopsi. “Penyebab kematian korban kami belum berani menyimpulkan, kami masih menunggu hasil autopsi,” tandasnya. (bud/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here