Lahan seluas 5.000 meter persegi di Lingkungan Prajurit Kulon ini dalam proses pengurukan oleh Pemkot Mojokerto. Di atas lahan ini akan dibangun rusunawa untuk keluarga kurang mampu yang belum mempunyai tempat tinggal.

IM.com – Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang akan dibangun Kementerian PUPR di Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto hanya berisi 76 ruangan tipe 36. Namun, rusun ini siap huni lantaran bakal dilengkapi fasilitas listrik, PDAM dan mebeler.

Kepala Dinas Perumahaan dan Kawasan Permukiman Samsul Hadi mengatakan, jika sesuai rencana, rusunawa mulai dibangun Kementerian PUPR awal 2018 nanti. Rusun yang pertama di Kota Mojokerto itu baru akan dibangun satu tower dengan 5 lantai. “Akan dilengkapi listrik, PDAM dan mebeler sehingga langsung bisa ditempati,” kata Samsul, Rabu (6/9/2017).

Namun, tak sembarang warga boleh menempati rusunawa ini. Menurut Samsul, rusun ini hanya diperuntukkan bagi warga kurang mampu di Kota Mojokerto yang tergusur dari rumahnya dan warga yang masih menempati lahan Pemkot Mojokerto.

“Kebutuhan masyarakat sangat banyak, ada 100 lebih keluarga yang membutuhkan tempat tinggal. kami manfaatkan dulu sesuai skala prioritas yang membutuhkan,” ujarnya.


rusunawa akan dibangun di lahan Pemkot Mojokerto yang terletak di Lingkungan/Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, tepatnya di depan MAN Kota Mojokerto. Saat ini Pemkot Mojokerto sedang menyiapkan lahan seluas 5.000 meter persegi.

Proyek pengurukan dikerjakan CV Rachma Jaya dengan nilai pekerjaan Rp 832,8 juta. “Pengurukan sudah hampir selesai, targetnya tuntas Oktober tahun ini,” terangnya.

Pembangunan rusunawa sendiri, lanut Samsul, akan mulai dikerjakan Kementerian PUPR awal tahun 2018. Rusun yang pertama kalinya akan dibangun di Kota Mojokerto ini bakal menghabiskan anggaran Rp 24 miliar.

“Akhir tahun ini proses lelang karena Januari/Februari sudah harus dibangun. Selesai di akhir 2018 sudah bisa ditempati,” tandasnya. (kus/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here