Konsleting listrik
Babinsa bersama masyarakat memadamkan kebakaran akibat konsleting listrik

IM.com – Di Kabupaten Tuban Jawa Timur, sebagian rumah penduduk desa masih sederhana terbuat dari bambu, baik dinding maupun kerangkanya. Di tengah puncak musim panas, kondisi rumah seperti itu sensitif terhadap ancaman kebakaran dikarenakan jaringan listrik yang digunakan belum ditata dengan baik dan cenderung semrawut.

Kekhawatiran terhadap bahaya kebakaran itu akhirnya menimpa rumah Parsidi (70) warga Dusun Ngelo RT 3 RW 4 Desa Punggulrejo, Rengel akibat arus pendek. Separo dari rumah bambu berukuran 4×6 meter tersebut jadi arang, Senin (30/07/2018) pukul 21.40. Para tetangganya gotong royong untuk menaklukkan si jago merah.

“Api diduga berasal dari hubungan arus pendek kipas angin,” kata Bintara Pembina Desa (Babinsa) Punggulrejo Sertu M.Hadi. Warga setempat gotong royong membantu memadamkan api dan memindahkan barang-barang milik lelaki tua itu ke tempat yang lebih aman. Kerugian ditaksir senilai 5 juta dan tidak ada korban jiwa.

Hikmah dari peristiwa tersebut perlu kiranya dilakukan pemeriksaan jaringan listrik di setiap rumah karena banyak yang belum ditata dengan rapi sehingga rawan kebakaran. (rem/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here