Jamaah haji kloter pertama yang mendarat di Bandara Juanda, Surabaya, Selasa (28/8/2018) langsung sujud syukur begitu turun dari pesawat Saudi Arabian Airlines. Sebanyak 450 jamaah haji di tiga kloter dari daerah tapal kuda di Jatim tiba di tanah air dini hari tadi.

IM.com – Tiga kloter jemaah haji embarkasi Surabaya tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Selasa (28/8/2018) dini hari. Tampak raut kebahagiaan bercampur haru terpancar di wajah mereka begitu menginjakkan kaki di bandara setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam.

Tiga kloter yang mendarat di bandara Juanda dini hari tadi berisi 450 jamaah haji dari 3 kabupaten di Jatim. Kloter 1 berasal dari Situbondo, kloter 2 jamaah asal Bondowoso, dan kloter 3 jamaah asal Bondowoso dan Banyuwangi.

Ratusan jamaah haji itu mendarat di Bandara Juanda sekitar pukul 01.00 WIB, menggunakan pesawat Saudia Arabia Airline dengan nomor penerbangan SV 5110.

Pantauan di Bandara Juanda, beberapa jamaah langsung sujud syukur begitu turun dari pesawat Saudi Arabian Airlines. Sementara yang lain menuju bus untuk melanjutkan perjalanan ke Asrama Haji Sukolilo.

Alhamdulillah tiba dengan selamat di tanah air,” ucap Saiful, salah seorang jamaah.

Kedatangan rombongan jamaah haji ini lancar dan tanpa ada kendala. Kendati, para jemaah sempat resah lantaran bus penjemput terlambat datang. Akibatnya ratusan jamaah terpaksa menunggu di Apron Bandara Juanda.

Plh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementrian Agama Nasrullah mengatakan, seluruh jemaah haji yang tiba tidak diperkanankan langsung pulang. Tetapi harus berkumpul dulu di Asrama Haji Sukolilo untuk pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah, para jamaah hari ini yang sudah datang dalam keadaan sehat dan selamat. Jumlahnya ada 450 jamaah dari masing-masing kloter, yang terdiri dari 445 jamaah, dan 5 petugas,” kata Jamal, Selasa (28/8/2018).

Saat haji tiba di Asrama Haji sekitar pukul 03.00 WIB, para jamaah langsung menjalani beberapa proses, di antaranya pengecekan dokumen oleh pihak imigrasi, scanner suhu tubuh jamaah oleh tim kesehatan, dan penyerahan air zam-zam kepada setiap jamaah sebanyak 5 liter.

“Mereka datang ke Asrama hanya selisih beberapa menit saja. Sehingga proses lanjutannya berjalan dengan cepat dan lancar. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk semua proses ini pada masing-masing kloter,” ujar Jamal. (sus/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here