Kodim Kediri Bangun 12 Jamban di Kecamatan Pesantren
Ada 12 jambanisasi yang tersebar di 12 kelurahan. Jumlah itu hasil pendataan bekerjasama dengan LPMK

IM.com – Koramil Pesantren melakukan program jambanisasi di Kecamatan Pesantren selama enam hari. Ada 12 jambanisasi yang tersebar di 12 kelurahan. Jumlah itu hasil pendataan bekerjasama dengan LPMK.

Bati Tuud Koramil Pesantren Peltu Edy Sugiarto, menjelaskan secara keseluruhan tercatat ada 12 jambanisasi yang tersebar di 12 kelurahan se-Kecamatan Pesantren.

Kelurahan yang dimaksud adalah Kelurahan Tempurejo, Bawang, Ngletih, Ketami, Pesantren, Betet, Banaran, Bangsal, Jamsaren, Blabak, Pakunden dan Tinalan.

Bahan dasar utama pembuatan jamban, terdiri dari closet, semen, pasir, bata merah dan bis buangan air. Sedangkan durasi pembuatan jamban di rumah-rumah warga dilakukan dalam 5 gelombang.


Sementara itu, Kepala Kelurahan Tempurejo, Suminarto menyatakan terima kasih kepada Babinsa Tempurejo pada khususnya dan Koramil Pesantren pada umumnya, atas dilaksanakannya program jambanisasi di kelurahan yang dipimpinnya.

Menurutnya, mayoritas warga Kelurahan Tempurejo atau bisa dikatakan 99% sudah memiliki jamban di rumah masing-masing. Namun, 1% diantaranya masih belum memiliki jamban dan masih tergantung pada sungai yang membelah Kelurahan Tempurejo.

Kebiasaan buang hajat sembarangan dianggap kurang mencerminkan budaya atau pola hidup sehat. Terlebih lagi, sungai yang ada di Kelurahan Tempurejo saat ini lebih didominasi untuk pembuangan limbah rumah tangga, dan sebagian kecil diperuntukkan sektor pertanian.

“Saya berterima kasih pada pak Babinsa dan Koramil Pesantren yang membantu jambanisasi kepada warga kami. Mayoritas warga kami sudah memiliki jamban sendiri dirumahnya, tapi masih ada sebagian kecil yang belum. Dengan adanya jambanisasi ini diharapkan warga kami tidak lagi buang hajat disungai,” kata Suminarto. (penrem 082)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here