Jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kota Mojokerto menuju kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

inilahmojokerto.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya By Pass, Lingkungan Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (19/7/2026) dini hari. Seorang pemuda bernama Risky (26), warga Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang yang tinggal di wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, meninggal dunia setelah diduga terlibat tabrakan dengan kendaraan yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01.20 WIB. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja berpelat nomor W 6597 WG melaju dari arah selatan menuju utara atau dari Jombang ke Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di atas jembatan kawasan Gunung Anyar, motor yang dikendarainya diduga bertabrakan dengan kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Akibat benturan keras tersebut, korban terjatuh ke badan jalan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan parah pada bagian depan.

Yogi, warga sekitar lokasi, mengaku mendengar suara sepeda motor melaju kencang sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

“Saya berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara motor dengan kecepatan tinggi dari arah Jombang menuju Surabaya. Setelah itu jalanan terlihat macet dan saat saya cek ternyata ada kecelakaan,” ujar Yogi.

Menurutnya, korban ditemukan tergeletak di aspal dalam kondisi tidak bergerak. Di sekitar lokasi juga ditemukan pecahan lampu yang diduga berasal dari bagian belakang kendaraan besar.

“Saya tidak melihat langsung proses tabrakannya. Tetapi di lokasi ada pecahan lampu asesoris belakang truk. Kemungkinan korban menabrak bagian belakang kendaraan yang berjalan searah di depannya,” katanya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kota Mojokerto menuju kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Salah seorang rekan korban yang berada dalam rombongan mengaku sebelum kejadian mereka sempat berkumpul dan ngopi bersama di kawasan Pasar Tani Banjaragung, Kecamatan Puri.

“Setelah selesai ngopi, kami jalan-jalan naik motor melewati Jalan By Pass. Posisi kami cukup jauh di belakang korban. Saat mendekat, kami melihat korban sudah tergeletak di jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu S. Jito, mengatakan pihaknya telah mengamankan sepeda motor korban sebagai barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui kendaraan apa yang terlibat dalam kecelakaan ini. Motor korban sudah kami amankan sebagai barang bukti,” kata Jito.

Polisi juga membuka kemungkinan adanya unsur tabrak lari dan tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

64

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini