Warga Desa Wisata Jembul Diajari Mengolah Bank Sampah
Warga Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto sedang mengikuti pelatihan bank sampah. FOTO : Martin

IM.com – Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto telah mengubah sebagai desa wisata. Desa di lereng Gunung Anjasmoro ini punya sejumlah spot wisata panorama alam yang mulai ramai dikunjungi wisatawan.  

Tak hanya itu, Desa Jembul yang berada di dataran tinggi dan sebagai wilayah pembatas Kabupaten Mojokerto dengan Kabupaten Jombang juga punya kekayaan hasil dari alam. Ada kopi dan madu serta tanaman kebun. Itu semua menjadi daya tarik wisatawan sebagai oleh-oleh.

Kelangsungan Desa Jembul sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Mojokerto memantik peduli mahasiswa Universitas Majapahit Mojokerto. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengajarkan mengajak masyarakat Desa Jembul tanggap peduli sampah secara dini.  

Zuhri Firdaus, Dosen Pembimbing KKN mahasiswa Unim di Desa Jembul mengurai salah satu program yang digulirkan di Desa Jembul adalah pelatihan mengolah sampah melalui Bank Sampah. Target utama peserta dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).


Pelatihan digelar Kamis (08//08/2019) di Balai Desa Jembul dengan pemateri Sisyantoko dari Bank Sampah Induk (BSI) Kabupaten Mojokerto.

Peserta diberi materi tentang penyamaan persepsi tentang lingkungan, bagaimana lingkungan ini dimaknai dengan penting, soal air, tanah, udara serta cahaya. “Itu satu kesatuan yang harus dipahami mereka,” tuturnya.

Pelatihan ini, diharapkan bisa menjadikan warga Desa Jembul memiliki wawasan lingkungan dan memikirkan efek sampah. Mahasiswa Unim akan terus melakukan pendampingan. 

“Mahasiswa Unim akan terus melakukan pendampingan kepada warga Desa Jembul hingga program ini sukses. Ini peran nyata dari Unim untuk menjadikan Desa Jembul menjadi desa terpadu dengan terintegrasi objek wisata,” tandas Zuhri Firdaus. (rei/uyo)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here