Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi dlaam Upacara Peringatan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KOPRI) ke-48, sekaligus Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019 di halaman Kantor Pemkab Mojokerto, Jumat pagi (29/11/2019).

IM.com – Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi meminta agar masyarakat, khususnya para pegawai pemerintah maupun swasta di Kabupaten Mojokerto dapat meningkatkan kualitasnya dalam rangka menghadapi tantangan zaman. Pemkab pun telah merencanakan program dan melaksanakan untuk menyokong peningkatan kualitas SDM ini.

Hal ini disampaikan Pungkasiadi dalam pidatonya ketika menjadi inspektur Upacara Peringatan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KOPRI) ke-48, sekaligus Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019 di halaman Kantor Pemkab Mojokerto, Jumat pagi (29/11/2019).

“Saya minta jajaran ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto, menjadi bagian dari hal itu,” jelas Pungkasiadi.

Kepala daerah yang baru diangkat sebagai Plt Bupati Mojokerto ini menyatakan, Korpri sebagai wadah bagi pegawai Republik Indonesia, juga diharapkan bisa selalu berupaya melakukan fungsinya dengan baik sebagai perekat dan pemersatu bangsa.  Hal ini juga sesuai dengan tema HUT KORPRI ke-48 yakni “Berkarya, Melayani, dan Menyatukan Bangsa.


Untuk HKN ke-55 yang tahun ini mengangkat tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul”, Plt Bupati Pungkasiadi mengingatkan tiga komitmen kesehatan masyarakat di Kabupaten Mojokerto. Yakni bebas buang air besar sembarangan/Open Defecation Free (ODF) tahun 2020, eliminasi tuberkulosis (TB) tahun 2025, dan peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) sebagai salah satu syarat masuk sekolah.

Atas komitmen-komitmen tersebut juga, beberapa prestasi di sektor kesehatan berhasil dikantongi Kabupaten Mojokerto.

“2019 ini kita telah mencapai serangkaian prestasi membanggakan di bidang kesehatan. Diantaranya penghargaan Kabupaten Sehat dengan predikat Swastisaba Wiwerda, dan masuknya Pusmesmas Ngoro dalam 20 besar Tingkat Provinsi untuk Kelompok Budaya Kerja,” tandas Pungkasiadi.

Terbaru, Pemkab Mojokerto mendapat dua penghargaan sekaligus terkait Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI. Pertama, Predikat Kepatuhan Tinggi dengan nilai 99,63. Kedua, Predikat Kepatuhan Tertinggi Tingkat Kabupaten. Ini artinya predikat yang diboyong Kabupaten Mojokerto, adalah yang tertinggi dari seluruh kabupaten yang dinilai.

Pada upacara HUT KORPRI dan HKN ini, juga diserahkan beberapa penghargaan dan sertifikat. Antara lain Sertifikat Sistem Manajemen Mutu “ISO” 9001:2015 dari United Kingdom Accreditation Service (UKAS), pemberian SK Kenaikan Pangkat Pengabdian serta SK pensiun PNS, Musabaqoh Tilawatil Quran ke-XXVII Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kemudian penghargaan berupa Harapan 3 Agropolitan Award Tingkat Jawa Timur, Swastisaba Wiwerda Kabupaten Sehat, lomba llog, dan pemberian Satya Lencana Kerja kepada PNS dengan masa kerja 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun. Upacara ditutup dengan pagelaran sendra tari Anoman Obong dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. (*/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here