Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) mengambil sumpah jabatan kepada 11 pejabat yang baru dimutasi dalam proses pelantikan di alun-Alun, Jumat (6/12/2019).

IM.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kembali melakukan mutasi pejabat bawahannya. Ada 11 pejabat dari tingga level kepangkatan, yakni Eselon II.B, III.B dan IV.A yang masuk dalam gerbong mutasi kali ini.

Mutasi itu berlandaskan SK Walikota Nomor 821.2/56/417.403/2019 yang dikeluarkan hari ini, Jumat (6/12/2019).  Dalam salinan keputusan itu juga disebutkan besar tunjangan untuk pejabat Eselon II.B yang dimutasi sebesar Rp 2.025.000, Eselon II.B Rp 980.000 dan Eselon IV A Rp 540.000.

Untuk pejabat Eselon II.B yang menduduki jabatan baru ada dua orang yakni Moh Sugeng dan Etty Novia Sitorus. Sebelum mutasi, keduanya merupakan Auditor Madya pada perwakilan BPKP Provinsi Jatim.

Kini, Moh Sugeng dipercaya sebagai Inspektur Kota Mojokerto. Sedangkan Etty Novia Sitorus menduduki jabatan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) Kota Mojokerto.

Sementara pejabat Eselon III.B yang terkena mutasi hanya satu orang yakni Achbraham Abadi Kusuma. Kasubbbag Kinerja dan Reformasi Birokrasi pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah itu kini menjabat Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Mutasi dan Promosi di BKD Kota Mojokerto.

Kemudian delapan orang lain adalah pejabat Eselon IV A dari beberapa organisasi perangkat daerah Kota Mojokerto.

Ada yang menarik dari ritual mutasi kali ini. Yakni pada prosesi pelantikan pejabat baru yang tidak keluar dari ‘tradisi’.

Jika biasanya pelantikan pejabat digelar di Pendopo atau Kantor Pemda, hari ini, Jumat (6/12/2019), Walikota Ika Puspitasari melantik 11 pejabat tersebut di Alun-Alun Kota Mojokerto. Boleh dibilang, prosesi pelantikan pejabat di luar gedung ini adalah yang pertama kali di Kota Mojokerto, bahkan Jawa Timur hingga nasional.

Walikota yang akrab disapa Ning Ita mengambil sumpah jabatan kepada 11 bawahannya di bawah tenda yang didirikan khusus di Alun-Alun. Usai prosesi pelantikan, Ning Ita pun membeberkan alasannya.

“Biar ada inovasi dan kreasi. Karena sesuatu rutinitas yang dilakukan begitu-begitu saja kadang ada kejenuhan,” kata Ning Ita didampingi Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria di alun-alun, Jumat (6/12/2019).

Selain alasan itu, Ning Ita juga ingin para pejabatnya bisa merasakan atmosfer dan suasana lain ketika pelantikan. Yakni suasana pelantikan di luar gedung di bawah terik matahari yang panas.

“Biasanya di dalam gedung, ada AC-nya sejuk. Sekarang biar biasa menikmati bagaimana suasananya panas (saat pelantikan, red),” ujar walikota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here