Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto yang dihadiri seluruh pimpinan dewan serta jajaran anggota dan Bupati Ikfina Fahmawati bersama Sekdakab Teguh Gunarko dan kepala OPD juga camat di Graha Whicesa, Jalan RA Basoeni No. 35 Sooko, Senin (7/2/2022).

IM.com – DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda padat pada Senin (7/2/2022). Ada empat topik yang dibahas antara lain penetapan perubahan Propemperda Tahun 2022 dan Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2019, tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Agenda pertama yakni penetapan perubahan Propemperda Tahun 2022. Kedua, penyampaian penjelasan Bupati atas dua Raperda.

Raperda pertama tentang Pembentukan Dana Cadangan untuk Kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Tahun 2024.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjelaskan, secara yuridis raperda ini disusun berdasarkan Pasal 2 Ayat 3 Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Pasal 80 Ayat 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 54 tahun 2019 tentang Pendanaan Pilkada.


“Peraturan disusun untuk Pemilihan Bupati secara demokratis, penyediaan dana untuk cadangan daerah,” papar Bupati Ikfina dalam penyampaian penjelasan pada rapat paripurna di Graha Whicesa Jalan RA Basoeni No. 35 Sooko, Senin (7/2/2022).

Raperda yang kedua tentang Pencabutan Perda Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ikfina mengatakan, dicabutnya peraturan tersebut untuk mewujudkan keselarasan regulasi daerah dengan pusat.

Terakhir, penyampaian nota penjelasan DPRD atas dua Raperda yakni tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Serta Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

“Dua Raperda ini sudah memenuhi persyaratan yang ada baik secara yuridis. Seperti dalam hal mencerdaskan kehidupan Bangsa sesuai dengan UUD 1945,” tutur Anggota Fraksi PPP selaku Juru Bicara DPRD Khusairin.

Terkait perumahan, Khusairin mengatakan, perlu adanya perhatian dan penataan dari pemerintah Kabupaten Mojokerto. Hal ini mengingat kebutuhan masyarakat pada hunian tempat tinggal telah meningkat drastis.

Rapat paripurna diakhiri dengan pembacaan pembentukan panitia khusus 1,2,3 dan 4. Masing-masing memiliki tupoksi yang berbeda.

Paripurna kali ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ainy Zuroh bersama unsur pimpinan dewan. Hadi juga Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, jajaran Forpimda dan para OPD dan Camat se- Kabupaten Mojokerto. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here