Warung Lesehan Putri Amelia menyediakan satu porsi berisi Nasi Jagung satu bakul dan serta aneka sayuran beserta lauk.

IM.com – Bagi pencinta kuliner, anda wajib coba nasi jagung di Warung Lesehan Putri Amela. Warung ini terletak di Dusun Lebak, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Selain cita rasa yang lezat dan menggoyang lidah, nasi jagung ini menjadi tempat kuliner legendaris sejak Warung Lesehan Putri Amela berdiri tahun 1997.

Nasi jagung atau dikenal oleh orang Jawa dengan sebutan sego jagung merupakan salah satu makanan pokok populer di Indonesia. Nasi ini terbuat dari tanaman biji-bijian jagung yang sudah tua yang dipipil terlebih dahulu kemudian ditumbuk hingga halus setelah itu baru dimasak dengan cara dikukus.

Menikmati nasi jagung ini paling asyik disantap ramai-ramai, bersama teman atau keluarga. Sebab, warung ini menyedikan satu paket hidang nasi jagung lengkap dengan lauk pauknya. Apalagi, harganya juga tergolong lebih murah.


Dalam satu paket, anda dapat menikmati satu wakul nasi jagung dan putih yang cukup mengenyangkan. Ditambah urap-urap, tahu, tempe, batang daun talas, oseng-oseng, rempeyek, dan ayam bakar.

Pemilik warung Lesehan Amela, Parniatun mengatakan, satu paket nasi jagung dipatok harga Rp 130 ribu. Satu paket ini diperuntukkan 7 orang. Bagi anda yang datang dengan 4-5 orang bisa memasang setengah paket. Harganya jauh lebih murah, Rp 70 ribu.

“Kalau pesan satu porsi atau satu piring Rp 17 ribu,” katanya, Sabtu, 7 Januari 2022.

Usai menyantap nasi jagung akan lebih terasa degan ditutup jamu tradisional. Di warung ini menawarkan aneka jamu tradisional, seperti beras kencur dan sinom.  Beras kencur kemasan 600 ml dibanderol Rp 10 ribu, sedangkan kemasan 1,5 liter Rp 25 ribu. Jamu sinom lebih murah, yaitu Rp 7 ribu untuk kemasan 600 ml dan Rp 15 ribu untuk kemasan 1,5 liter.

Perempuan berusia 48 tahun itu menyampaikan, warungnya sudah berdiri sejak tahun 1997. Selain nasi jagung, ia juga menyediakan menu lain. Antara lain, kare ayam, lodeh kates, loseh lompong, sambelan, ayam bakar.

Setiap hari warung tersebut selalu ramai pengunjung dari luar desa. Saat weekend, Parniatun Sabtu-Minggu dibantu oleh 6 pegawai untuk melayani pelanggan, hari biasa Senin-Jumat hanya ada 4 orang yang membantu.

“Kalau Sabtu dan Minggu kan ramai,” tandasnya.

Bagi yang ingin berkunjung ke warung ini, anda bisa dengan mudah menemukannya. Di google maps sudah ada petunjuk lokasinya lengkap dengan nomor teleponnya. (cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here