
inilahmojokerto.com – Insiden kecelakaan lalu lintas akibat berkendara dalam kondisi mengantuk kembali memakan korban di jalur Kabupaten Mojokerto. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Sekolah Polisi Negara (SPN) Bangsal Polda Jatim menderita luka serius di kepala setelah sepeda motornya diseruduk dari belakang oleh pengendara lain.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa (2/6/2026) sore sekitar pukul 16.20 WIB. Korban diketahui bernama Supik (53), seorang perempuan warga Perumahan Bumi Jabon Estate, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan ini bermula ketika kedua sepeda motor melaju searah dari arah timur ke barat, atau dari arah Mojosari menuju Kota Mojokerto.
Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Vario bernopol S 6629 S yang dikendarai oleh Supik tiba-tiba mengurangi kecepatan dan berhenti di tengah jalan. Tepat di belakangnya, melaju kencang sebuah sepeda motor Honda Beat bernopol S 2127 ODB yang dikendarai seorang pemuda berjaket hitam yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Karena jarak yang sudah terlampau dekat, pengendara Honda Beat gagal melakukan pengereman dan langsung menghantam keras bagian belakang motor korban. Benturan tersebut membuat kedua pengendara beserta kendaraannya terhempas ke aspal jalan.
“Ibu-ibu yang naik Vario di depan tadi memang mendadak kurangi kecepatan. Dari arah yang sama, ada pemuda pakai jaket hitam naik Beat di belakangnya. Karena jaraknya sangat dekat, langsung menabrak bodi belakang Vario. Waktu ditanya, pemuda itu mengaku kalau dia memang mengantuk,” terang Supri, seorang pengendara yang melintas saat kejadian.
Akibat hantaman keras tersebut, Supik mengalami luka parah pada bagian kepala dan langsung dievakuasi oleh warga sekitar ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Sido Waras, Bangsal, guna mendapatkan penanganan medis darurat. Sementara itu, pemuda pengendara Honda Beat beruntung hanya mengalami luka lecet ringan di bagian tangan dan kaki.
Hingga berita ini ditulis, belum terlihat aparat kepolisian di lokasi untuk melakukan olah TKP. Guna menghindari kemacetan dan mengamankan barang bukti, warga setempat berinisiatif menepikan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke halaman Kantor Perpustakaan Kabupaten Mojokerto.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi masyarakat bahwa berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk jauh lebih berbahaya daripada memaksakan perjalanan. Jika kantuk menyerang, beristirahat sejenak adalah pilihan bijak demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. (wisnu)









































