Bupati Ikfina Fahmawati memberikan sambutan di acara halal bihalal dan pengajian Al Mudzakaroh di Masjid Baitut Taqwa, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (3/6/2023).

IM.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta seluruh elemen masyarakat selalu mendampingi anak-anak, khususnya untuk mencegah anak putus sekolah dan pernikahan dini pada remaja. Mengingat, mereka inilah yang menjadi generasi penerus untuk memajukan bangsa Indonesia.

Demikian ajakan Bupati Ikfina Fahmawati kepada jamaah peserta halal bihalal dan pengajian Al Mudzakaroh di Masjid Baitut Taqwa, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (3/6/2023). Acara ini digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mojokerto dengan menghadirkan KH. Masrihan Asy’ari sebagai penceramah.

Ikfina mengatakan, saat ini tempat nongkrong dan hiburan malam seperti cafe, warung serta karaoke yang menjamur di beberapa wilayah Kabupaten Mojokerto telah menjadi jujukan anak remaja. Fenomena itu, lanjutnya, bisa kontraproduktif bahkan membawadampak negatif bagi generasi muda jika tidak dikontrol dengan baik oleh para orang tua maupun masyarakat pada umumnya.

“Maka saya minta tolong kepada anda semuanya untuk bisa menjaga dan saling mengingatkan, mendampingi anak-anak kita, memang meningkatkan ekonomi itu penting akan tetapi menjaga generasi penerus jauh lebih penting,” tandasnya.

Selain itu, pada momen halal bihalal ini, Bupati Ikfina menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah. Baik atas nama pribadi maupun mewakili Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dalam memberikan pelayanan maupun menyusun kebijakan-kebijakan untuk masyarakat, masih banyak kekurangan.

“Pasti ada sikap, perkataan, maupun tingkah laku, bahkan mungkin kebijakan-kebijakan yang belum bisa diterima oleh anda semuanya, saya mohon maaf sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Selanjutnya, Ikfina mengingatkan potensi terjadinya kemarau panjang di sebagian besar wilayah Indonesia. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto dan PUPR Kabupaten Mojokerto juga telah memetakan kebutuhan pengairan untuk sawah-sawah di Bumi Majapahit.

Maka, untuk menghadapi prediksi musim kemarau yang lebih panjang dari pada tahun kemarin, Bupati Ikfina juga meminta agar masyarakat dapat memanfaatkan dan menghemat air sebaik-baiknya.

“Terkait dengan penghematan air, pemerintah telah memiliki program untuk pemanfaatan pekarangan untuk ditanami tanaman pangan maupun non pangan serta penyiraman tanaman tersebut dapat disiram dengan menggunakan air limbah cucian piring yang tinggal bilasan terakhir atau bekas air bilasan baju yang terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk menyirami tanaman itu,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Bupati Ikfina berharap, para ulama selalu tetap aktif, positif, produktif, dan berperan serta dalam mendampingi Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan masyarakat untuk memajukan Kabupaten Mojokerto.

Diketahui, pada pelaksanaan halal bihalal dan pengajian kali ini, juga turut dihadiri ketua MUI Kabupaten Mojokerto KH. A. Cholil Arphaphy, Ketua Komisi Fatwah MUI Kabupaten Mojokerto Mu’alimin, Kabag Kesra Setda Kabupaten Mojokerto Nunuk Djatmiko, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto Yo’i Afrida, dan Forkopimca Mojoanyar. (im)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini