Pamflet Lomba Karya Jurnalistik Piala Dunia U-17 2023 yang diselenggarakan Asprov PSSI Jatim.,

IM.com – Pengurus Asisten Provinsi (Asprov) PSSI Jatim akan melombakan karya jurnalistik seputar Piala Dunia U-17 dan aspek-aspek yang berkaitan dengan perhelatan turnamen. Lomba ini sebagai bentuk apresiasi federasi sepakbola Indonesia terhadap profesi dan hasil karya para jurnalis.

Ketua Panitia Lomba Karya Jurnalistik Piala Dunia U-17, Samiadji Makin Rahmat menambahkan lebih rinci seputar penyelenggaraan perlombaan. Ia menjelaskan lomba bertajuk ‘Dampak Positif Piala Dunia U-17 Bagi Kemajuan Sepak Bola Indonesia’ terbuka untuk seluruh media massa yang memuat tulisan jurnalis di seluruh Indonesia.

“Karya yang dikirimkan berupa soft copy dan hard copy (print naskah yang sudah dimuat), serta sudah pernah dimuat di media tempat wartawan (peserta) bekerja,” ujarnya.

Karya soft copy dikirimkan ke email rizalbolacom@gmail.com. Sedangkan hard copy dikirimkan ke Sekretariat Asprov PSSI Jatim di Jalan Ketampon 90 Surabaya.

“Waktu yang singkat ini, mudah-mudahan rekan jurnalis bisa mengirim karya terbaiknya. Bila kurang jelas bisa menghubungi panitia, Rizal di nomor 081358262537,” jelasnya.

Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI Jatim itu menjelaskan, konten berita yang dilombakan harus dimuat paling lambat tanggal 11 Desember 2023 dan diterima panitia selambatnya 15 Desember 2023.  Pemenang juara 1 sampai 3 akan menerima hadiah jutaan rupiah.

“Tim juri terdiri dari Pengurus PSSI, Wartawan dan akademisi akan melaksanakan tugas secara profesional serta keputusan bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. Pengumuman pemenang akan disampaikan lebih lanjut,” terangnya.

Sementara Ketua Asisten Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh UB menilai, penyelanggaran lomba karya jusnalistik ini sangat tepat. Sebab, media massa tidak hanya memberitakan jalannya pertandingan dan perkambangan turnamen Piala Dunia U-17, tetapi juga banyak menulis pernak-pernik yang mewarnai gelaran itu.

“Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 ini membawa dampak positif pada banyak sektor lain. Fenomena-fenoma itu juga tak luput dari sorotan media yang memberitakan, sehingga aspek-aspek lain di Indonesia ini lebih dikenal dunia,” kata Riyadh.

1
2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini