Bunglon pikiran membujukmu untuk meyakini apa yang dikatakan dunia dan akal. Tetapi pada akhirnya engkau akan menjadi santapan rubah, anjing, ular, kalajengking, hantu, iblis, dan setan.

inilahmojokerto.com – Salam sayangku padamu, cucu-cucuku, putra-putriku, saudara-saudaraku. Sudah pernahkah engkau melihat seekor bunglon? Sebagian orang mempercayai bahwa jika engkau mengikuti seekor bunglon, ia akan menuntunmu pada harta terpendam mutiara yang sangat berharga.

Kemarilah, lihat orang itu yang mencoba menangkap bunglon? Tetapi secepat dia mendekat, bunglon itu cepat-cepat lari menaiki pohon, kemudian berhenti dan kembali lagi, dengan kepalanya mengarah ke tanah. Bunglon itu mengangguk-anggukkan kepalanya ke atas dan ke bawah dan tampak sangat bijak.

Orang itu merasa bahwa bunglon itu menyukainya, karena cara bunglon memutar-mutarkan matanya. Tetapi ketika orang itu berusaha untuk melangkah mendekati, bunglon berlari cepat ke kegelapan hutan. Orang itu masih mengikutinya, yang menganggap bunglon itu sedang memanggilnya.

Akhirnya bunglon itu memanjat ke pohon lain di hutan itu dan tinggal di sana. Ketika hari menjadi gelap, orang itu menemukan dirinya sendiri di tengah-tengah hutan, yang dikelilingi oleh harimau, rubah, ular, dan beruang.

Betapa sulitnya dia sekarang ini! Tersesat dan sendirian di dalam hutan, dia akan diterkam oleh makhluk-makhluk kegelapan yang beracun.

Anak-anakku, orang tidak memahami bahwa bunglon selalu mengangguk-anggukan kepalanya, seolah-olah berkata, “Ke mari. Datanglah ke sini!” Bunglon pikiran juga seperti itu. Bunglon pikiran terus-menerus mengangguk-anggukkan kepalanya, mengecoh manusia.

Siapa yang mengikuti pikiran dan keinginannya, merasa dirinya sedang melihat keajaiban yang agung. Tetapi pikiran itu tetap tak terjangkau di depan matanya, menganggukkan kepalanya, seraya memanggil, “Ke mari, ke mari!” Dan manusia terus mengikuti.

Pikiran itu akhirnya mengarahkannya pada tempat yang gelap di mana Malaikat Pencabut Nyawa menunggu. Kemudian bunglon pikiran melompat ke sebuah pohon yang meninggalkan manusia menjadi kayu api bagi neraka. Oh, betapa menderitanya dia!

Anak-anakku, ketahuilah dengan arif bahwa pikiran akan mengecohkanmu dan kemudian melepaskanmu dalam kegelapan. Pikiran akan membujukmu untuk meyakini apa yang dikatakan dunia dan apa yang dikatakan akal.

Tetapi pada akhirnya engkau akan menjadi santapan rubah, anjing, ular, kalajengking, hantu, iblis, dan setan. Engkau akan dicengkeram katakutan sepanjang malam dan akhirnya menjadi santapan neraka.

Jika engkau mempercayai apa yang dikatakan pikiran kepadamu, jika engkau mempercayai dan mengikutinya. Inilah yang akan terjadi padamu. Pikirkan tentang hal ini. Engkau harus memahami sifat pikiran dan apa yang akan terjadi jika mengikutinya secara buta.

Engkau harus mengikuti kebenaran dan Tuhan saja. Lakukanlah hal ini dengan iman, keyakinan, keteguhan hati, dan kepastian. Maka engkau tidak akan terjerumus ke dalam bahaya.

Raihlah sifat-sifat Tuhan dan engkau akan menemukan kedamaian dalam hidup. Semoga Tuhan menolongmu. Amin.

 

Sumber:
Buku Kebun Ma’rifat Vol.1
Oleh M. Rahim Bawa Muhaiyaddeen

3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini