
Inilahmojokerto.com – Ribuan takjil menu buka puasa dibagikan kepada karyawan PT Tjiwi Kimia Tbk yang pulang kerja. Momen harmoni di bulan ramadan ini nampak berlangsung di halaman dalam pabrik yang berada di Jalan Raya Surabaya – Mojokerto Kecamatan Tarik Sidoarjo pada Selasa (17/03-2026) sore.
Setiap karyawan PT Tjiwi Kimia Tbk yang pulang kerja mendapat satu paket menu takjil yang dikemas dalam kantong kertas ramah lingkungan. “isinya roti dan minuman,” kata Agung Raharjo Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Tjiwi Kimia.

Agung Raharjo menjelaskan kegiatan sosial berbagi takjil merupakan kerjasama menejemen PT Tjiwi Kimia dan Serikat Pekerja. Dilaksanakan setiap bulan ramadan dan berlangsung sejak 10 tahun lalu.
“Hampir 7000 takjil dibagikan pada ramadan tahun ini yang merupakan hasil donasi suka rela dari anggota SPSI dan vendor di PT Tjiwi Kimia. Anggota SPSI berjumlah 4950 sedangkan vendor 3000,” tandas Agung.
Sementara Wiwien Trisnawatie Public Affair Bidang CSR PT Tjiwi Kimia Tbk menyampaikan kegiatan sosial bulan ramadan di internal PT Tjiwi Kimia Tbk ini suatu langka kepedulian dari menejemen kepada karyawan yang menjalankan puasa.
“Kami sepakat bersama SPSI membagikan takjil kepada karyawan yang pulang kerja sehingga dalam perjalanan pulang tidak khawatir karena sudah ada bekal untuk buka puasa,” ujarnya.
Wiwien Trisnawatie juga menjelaskan kantong kertas yang digunakan mengemas paket takjil berisi roti dan minuman adalah kantong kertas khusus ramah lingkungan. Kantong kertas tersebut produksi PT Tjiwi Kimia yang mudah terurai dengan tanah.
Dibanding kertas minyak yang ada lapisan plastinya, kekuatan kantong kertas ramah lingkungan tersebut jauh lebih tinggi. Apalagi setelah ada hasil riset, maka PT Tjiwi Kimia sudah tidak menggunakan kertas minyak berlapis plastik.
Wiwien Trisnawatie menegaskan kemasan kantong kertas yang digunakan takjil kali ini menggunakan kertas standar food atau yang biasa disebut food grade.
“Kertas ini sudah aman dan halal sehingga terkontaminasi dengan makanan diijinkan. Apalagi PT Tjiwi Kimia sudah melakukan riset kertas tersebut mudah terurai dengan tanah. Tidak seperti kemasan non kertas seperti plastik yang mengganggu lingkungan. Kertas ini bila dibuang sewaktu-waktu dimanapun dengan mudah terurai dengan tanah,” jelasnya.
PT Tjiwi Kimia sudah tiga tahun melakukan percobaan. Sekarang sudah keluar untuk halal, sehingga sudah berani menggunakannya. Permintaan pasar pun sudah ada.
Pasar pertama adalah luar negeri yakni Amerika dan Eropa. Sementara pasar dalam negeri mulai mengenal dan memahami fungsi peranan kertas tersebut yang aman dan ramah lingkungan. Harga untuk pasar dalam negeri sangat mampu dijangkau. (uyo)







































