Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Kabupaten Mojokerto di Jalan Raya Terusan, Desa Kemantren Wetan, Kecamatan Gedeg, Sabtu (20/6/2026).

inilahmojokerto.com – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) terpadu di Kabupaten Mojokerto semakin mendekati tahap realisasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto telah menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, sebagai lokasi pembangunan kompleks pendidikan yang akan mengintegrasikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kabar tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Kabupaten Mojokerto di Jalan Raya Terusan, Desa Kemantren Wetan, Kecamatan Gedeg, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Teguh, SRMP 15 yang saat ini beroperasi di Kecamatan Gedeg masih berstatus sekolah rintisan. Nantinya, seluruh aktivitas pendidikan Sekolah Rakyat akan dipusatkan di kawasan baru yang telah disiapkan Pemkab Mojokerto di Kecamatan Dawarblandong.

“SR di Gedeg ini masih rintisan. Tahun lalu Pemkab Mojokerto sudah menyiapkan lahan sekitar 8 hektare di Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong. Ke depan, Sekolah Rakyat akan dipindahkan ke sana dan terintegrasi untuk menampung siswa mulai SD hingga SMA,” kata Teguh.

Ia menjelaskan, pembangunan fisik sekolah ditargetkan dapat dimulai pada akhir tahun ini. Sementara itu, pembiayaan pembangunan akan berasal dari pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah bertugas menyediakan lahan.

“Kita upayakan akhir tahun ini bisa mulai dibangun. Anggaran pembangunan seluruhnya dari pemerintah pusat, sedangkan daerah menyiapkan lahannya,” ujarnya.

Selain menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat, Teguh juga memberikan apresiasi kepada para siswa SRMP 15 atas capaian yang diraih selama satu semester terakhir. Ia mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan masa liburan dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Gunakan masa liburan untuk beristirahat, mempererat hubungan dengan keluarga, membantu pekerjaan di rumah, dan tetap menjaga kebiasaan baik yang telah dipelajari selama di sekolah. Tetap semangat belajar agar saat kembali nanti memiliki energi baru,” pesannya.

Sementara itu, Kepala SRMP 15 Kabupaten Mojokerto, Heri Susanto, mengatakan kegiatan Open House tahun ini dikemas dalam bentuk Panen Karya Sekolah Rakyat Mojokerto. Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi masyarakat dan orang tua untuk melihat langsung hasil pembelajaran serta prestasi siswa selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Hari ini kita menyelenggarakan Panen Karya Sekolah Rakyat Mojokerto. Yang dipamerkan adalah hasil karya dan prestasi anak-anak berdasarkan bimbingan guru, wali asrama, wali asuh, dan tenaga kependidikan,” ungkap Heri.

Berbagai karya dan keterampilan siswa ditampilkan dalam pameran yang menjadi bagian dari open house. Tidak hanya hasil pembelajaran akademik, pengunjung juga dapat menyaksikan kemampuan siswa di bidang ekstrakurikuler yang dibina bersama unsur TNI dan Polri.

Keterampilan yang dipamerkan meliputi baris-berbaris, sepak bola, futsal, bola voli, bulu tangkis, coding, hingga kemampuan berbahasa asing. Sejumlah capaian tersebut sebelumnya juga mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Melalui program pendidikan berbasis asrama tersebut, SRMP 15 Kabupaten Mojokerto terus berupaya mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari sisi akademik, keterampilan, maupun pembentukan karakter sebagai bekal menghadapi masa depan..

15

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini