
inilahmojokerto.com – Kodim 0815/Mojokerto memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi potensi kebakaran melalui pelatihan dan simulasi penanggulangan bahaya kebakaran yang digelar di Markas Kodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini diikuti para Perwira Staf Kodim 0815/Mojokerto, para Danramil jajaran, serta perwakilan personel Koramil dan staf Makodim. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan satuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam merespons keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Pelatihan diawali dengan pemberian materi di Aula Makodim oleh Bati Tuud Koramil 0815/08 Dawarblandong, Peltu Bambang Adiatmoko. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai fungsi serta cara pengoperasian kendaraan pemadam kebakaran beserta perlengkapannya.
Materi yang disampaikan meliputi penggunaan kabin kendaraan, tangki air, pompa, selang, nozzle, hose reel, tangga, kompartemen peralatan, panel kontrol pompa, hingga sistem pengambilan air yang digunakan saat proses pemadaman.
Selain pengenalan peralatan, peserta juga dibekali pengetahuan tentang klasifikasi kebakaran berdasarkan sumber api, pemilihan media pemadam yang sesuai dengan jenis kebakaran, serta pembagian tugas dalam regu pemadam agar koordinasi di lapangan berjalan efektif.
Usai sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi lapangan. Para peserta mempraktikkan penggunaan alat pelindung diri (APD), pengoperasian alat pemadam api ringan (APAR), teknik penanganan awal kebakaran, hingga prosedur pemadaman api secara benar.
Dalam sesi praktik, setiap peserta mendapat kesempatan mengoperasikan peralatan pemadam secara langsung. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis sekaligus membangun kepercayaan diri personel saat menghadapi kebakaran di lingkungan satuan maupun ketika membantu penanganan bencana di wilayah binaan.
Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Inf Suwadi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan Kodim.
“Melalui pelatihan dan simulasi ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan satuan. Setiap personel harus memahami prosedur penanganan kebakaran, mampu mengoperasikan peralatan yang tersedia, serta memiliki koordinasi yang baik sehingga risiko kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan penanggulangan kebakaran menjadi kompetensi dasar yang penting dimiliki setiap prajurit karena potensi kebakaran dapat terjadi kapan saja, baik di lingkungan markas maupun saat menjalankan tugas di lapangan.
Ia berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel Kodim 0815/Mojokerto dalam menghadapi berbagai situasi darurat, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di wilayah.
Dengan pembekalan teori dan praktik secara langsung, Kodim 0815/Mojokerto menargetkan seluruh personel memiliki kemampuan dasar dalam penanganan kebakaran sehingga dapat memberikan respons cepat dan efektif ketika terjadi keadaan darurat.










































