Wakil Ketua Umum Dekranasda Provinsi Jawa Timur Fatma Saifullah Yusuf kagum Kota Mojokerto yang kecil itu ternyata memiliki potensi batik

IM.com – Kriya Pesona mendapat apresiasi sangat luar biasa dari pelaku usaha dan masyarakat Kota Mojokerto. Bahkan gelaran Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Mojokerto mendapat acungan jempol Wakil Ketua Umum Dekranasda Provinsi Jawa Timur Fatma Saifullah Yusuf.

Gelaran Kriya Pesona Kota Mojokerto kata Fatma Saifullah Yusuf, Wakil Ketua Umum Dekranasda Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu upaya mencintai dan membeli produk dalam negeri. “ Kita harus mencintai dan membeli produk dalam negeri, produk dari masyarakat kita sendiri. Hal ini untuk mewujudkan kedaulatan ekonomi yang akan mengantarkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, Fatma Saifullah Yusuf juga kagum Kota Mojokerto yang kecil itu ternyata memiliki potensi batik. “Apresiasi yang sangat tinggi, potensi Kota Mojokerto luar biasa besar. Kotanya kecil tapi potensinya gede, sudah ada 17 motif batik yang sudah dipatenkan. Ini luar biasa, meskipun kotanya kecil tapi sudah ada 17 motif batik yang sudah dipatenkan. Ini luar biasa sekali, motifnya sudah cukup bagus,” ungkapnya

Sementara Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus mengatakan untuk menggarap pemerataan ekonomi adalah dari sektor UKM, IKM serta Koperasi menyebutkan ada tiga permasalahan besar yang harus dihadapi untuk sektor tersebut.


“Yaitu masalah permodalan, terlebih untuk menghadapi MEA, kita dukung permodalah UKM dan IKM dengan program pembiayaan usaha syariah. Dengan menyediakan modal tanpa bunga, tanpa biaya asuransi dan tanpa biaya administrasi,” tuturnya.

Kedua yaitu masalah manajemen. Kota Mojokerto telah bekerja sama dengan JAICA dari Jepang menggarap brand produk UKM dan IKM Kota Mojokerto. Ketiga adalah masalah pemasaran. “Boleh dikatakan kalau beli sepatu di luar kota, di luar Jawa ataupun di luar negeri ini hampir seluruhnya adalah produk Kota Mojokerto. Karena di Kota Mojokerto ada tiga kampung sepatu yaitu Prajuritkulon, Surodinawan dan Miji,” serunya.

Demikian pula industri cor, batik, prahu layar dan kerajinan lainnya.“Semangat inilah yang membuat industri di Kota Mojokerto terus berkembang dan hari ini kita semua bisa mengikuti dan menyaksikan acara ini. Mudah-mudahan acara ini dapat memberikan kemajuan dan mengembangnya UKM dan IKM di Kota Mojokerto,” urainya. (ika/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here