Dandim 0815 Mojokerto bersama 2 perwira di jajarannya memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan Pemkab Mojokerto

IM.com – Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Czi Budi Pamudji menjadi Irup peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-109 Tahun 2017 yang digelar Pemkab Mojokerto di Halaman Pemkab Mojokerto Jalan A. Yani Kota Mojokerto, Senin (22/05/2017).

Tak hanya sebagai Irup dari petinggi Kodim 0815 Mojokerto. Komandan Upacara pun dijabat Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Inf Supriyanto termasuk pelaksana Perwira Upacara, yakni Pasi Pers Kodim 0815.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-109 Tahun 2017 mengusung tema “Pemerataan Pembangunan Indonesia Yang Berkeadilan Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional”. Tema ini merupakan pesan yang tepat dan seyogyanya tidak hanya tertanam di dalam hati, namun juga segera diwujudkan melalui strategi, kebijakan, dan implementasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bangsa.

Semangat Kebangkitan Nasional yang tercetus 109 tahun lalu yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo tidak pernah memudar, dan sampai saat ini tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa. Ucap Irup saat membacakan Amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.


Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan pembangunan di berbagai sektor. Pemerintah juga memandang bahwa pembangunan infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk salah satunya infrastruktur jalan raya.

Dalam bidang Agraria, Pemerintah telah meluncurkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi (KPE) yang bertumpu pada 3 pilar yaitu lahan, kesempatan dan SDM. Melalui Program Reforma Agraria ini, pemerintah mengalokasikan kepemilikan lahan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) dan pemberian legalitas akses perhutanan Sosial kepada masyarakat bawah.

Budi Pamudji mengatakan Kebangkitan Nasional harus tetap mengental dan meningkat karena sudah satu abad lebih, sejak Boedi Oetomo digagas telah memunculkan dimensi baru sosial budaya, seluruh umat manusia. Perubahan besar itu bisa disebut Digitalisasi.

Dengan inovasi digital mungkin kita dihadapkan pada kejutan-kejutan dan tata cara baru dalam berhimpun dan berkreasi, sebagian menguatkan namun tak kalah juga yang mengancam ikatan-ikatan kita dalam berbangsa dan bernegara.

Hadir dalam kegiatan tersebut 500 orang antara lain Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ismail Pribadi, SE beserta para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Sekda Kabupaten Mojokerto Ir Hery Suwito, MM, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, Ka SKPD,

Dandenpom V/2 Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro, Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Hadi Prayitno, Pasi Komsos Sterrem 082/CPYJ Mayor Inf MJ Arifin dan Pasi Ops Yonif Para Rider Yonif 503/MK Lettu Inf Ikhsan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, Ketua Persit KCK Cabang XXX Kodim 0815 Mojokerto Ny. Budi Pamudji serta pasukan dan peserta upacara terdiri dari Pok Korsik Ajenrem 082/CPYJ, Kodim 0815 dan Polres Mojokerto, karyawan/karyawati Pemkab Mojokerto, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Mahasiswa, Pelajar SMA/SMK dan Pramuka. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here