Wali Kota Mas'ud Yunus didampingi Kepala Disperindag meninjau sekaligus meresmikan lokasi penampungan sementara bagi pedagang Pasar Benpas yang terbakar

IM.com – Pasca kebakaran Pasar Benteng Pancasila (Benpas) Kota Mojokerto pada September 2017 lalu diharapkan tidak mematikan sendi – sendi ekonomi perdagangan, terutama pedagang yang memiliki kios di dalamnya. Perdagangan di kawasan Benpas jangan sampai surut.

Harapan perdagangan terus menggeliat di Benpas disampakan Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus ketika meninjau sekaligus meresmikan lokasi penampungan sementara pedagang Pasar Benpas, pada Selasa (27/02-2018) pukul 10.30 WIB.

Bagi pedagang, kebakaran pasar bukan hanya berdampak kerugian materiil. Lebih dari itu, psikologi mereka turut berpengaruh. Menyikapi kondisi itulah Pemkot Mojokerto menyiapkan lahan untuk relokasi penampungan sementara, meski menggunakan lahan RTH seluas 2.500 meter persegi. Termasuk anggaran yang bersumber dari APBD senilai Rp 500 juta untuk pembangunan 209 kios.

Wali Kota, kepada wartawan menjelaskan, ini merupakan penampungan sementara pedagang Benpas eks pedagang alun – alun yang terkena musiba kebakaran. “ Dengan adanya penampungan sementara ini mereka bisa melakukan kegiatan ekonominya,” jelasnya.


Selain itu, dengan adanya penampungan sementara, bisa menjaga kelangsungan geliat perdagangan di kawasan Benpas agar tidak surut. “ Sambil menunggu dibangunnya pasar baru revitalisasi pasar Benpas yang terbakar,” tandas Wali Kota Mas’ud Yunus.

Jika pembangunan rivitalisasi Pasar Benpas sudah selesai, lanjut Mas’ud Yunus, para pedagang yang menempati di penampungan sementara, wajib pindah. Sebab lahan yang dipakai merupakan RTH. Bukan untuk bangunan. “Kita kembalikan fungsinya sebagai RTH, dan bangunannya dibongkar semua,” pungkas Mas’ud Yunus.

Sementara seperti yang pernah dijelaskan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Ruby Hartoyo, biaya proyek pembangunan penampungan sementara pedagang Benpas itu dianggarkan Rp 500 juta yang bersumber dari dana tak terduga P-APBD TA 2017.

Sedangkan fisik bangunannya semi permanen menggunakan kerangka kayu dengan atap asbes. Setiap lapak atau kios berukuran 2,5 x 2,5 meter persegi. Lokasi penampungan sementara menempati lahan Pemkot Mojokerto di sepanjang rel KA di Jalan Benteng Pancasila seberang jalan Pasar Benpas yang terbakar. (mg4/mg3/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here