Ini Pesan Dandim 0815 Mojokerto untuk Peserta Apkowilpuanter
meningkatkan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan aspek darat, Kodim 0815 Mojokerto menggelar kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Komando Kewilayahan Dan Kemampuan Teritorial Triwulan III TA. 2018.

IM.com – Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, S.H.membuka pelaksanaan Pembinaan Kesiapan Aparat Komando Kewilayahan Dan Kemampuan Teritorial Triwulan III TA. 2018.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Makodim 0815 Kamis (13/09/2018), dalam upaya meningkatkan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan aspek darat.

Dandim 0815 dalam sambutannya menekankan, pemberdayaan wilayah pertahanan aspek darat yang direalisasikan melalui kegiatan pembinaan teritorial, harus didukung oleh kesiapan dan kemampuan sumber daya manusia yang mengawakinya.

Untuk mendukung pencapaian kegiatan teritorial tersebut, maka perlu dilaksanakan kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Komando Kewilayahan Dan Kemampuan Teritorial (Binsiap Apkowil Puanter) yang dilangsungkan setiap triwulan pada tahun anggaran berjalan.


“Manfaatkan kegiatan ini secara maksimal untuk membekali diri agar lebih percaya diri, catat dan tanyakan bila kurang jelas, diskusikan, dan sharing dengan para guru militer atau pemateri,” tegasnya.

Disampaikan Dandim, pemahaman dan penguasaan ilmu teritorial sangat diperlukan para Babinsa. “Tidak cukup sekedar memahami namun harus mampu menerapkan dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial sehari-hari guna pembinaan wilayah masing-masing,” tandasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Dandim menegaskan, para Babinsa harus betul-betul memahami tugas pokok, pedomani Netralitas TNI, pelihara soliditas dan loyalitas tegak lurus pada organisasi (TNI) dan negara demi keutuhan dan kemajuan NKRI. “Apkowil harus tetap semangat, bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dalam penguasaan wilayah,” pungkasnya.

Dalam kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Komando Kewilayahan Dan Kemampuan Teritorial pada Triwulan III TA. 2018 ini diikuti 72 orang peserta dengan 12 orang pendukung dan berlangsung selama dua hari dengan materi antara lain, lima kemampuan teritorial, sikap teritorial, metode pembinaan teritorial, adat istiadat, kondisi ekonomi, kondisi alam dan perkembangan teknologi informasi. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here