
inilahmojokerto.com – Kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) masih menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat. Mengantisipasi hal tersebut, jajaran Polsek Pacet Polres Mojokerto turun langsung ke lingkungan pondok pesantren untuk memberikan imbauan sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman.
Polsek Pacet Polres Mojokerto menggelar patroli dialogis dengan menyasar tokoh agama dan masyarakat di Pondok Pesantren Sabhira, Dusun Podorejo, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Selasa (5/5/2026).
Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.55 WIB ini dipimpin langsung Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H., bersama lima personel.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menekan potensi kejahatan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.
Dalam kegiatan tersebut, petugas tak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga aktif berdialog dengan pengasuh pondok dan warga sekitar.
Mereka mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan 3C—pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor—yang kerap terjadi tanpa disadari.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak lengah. Keamanan lingkungan bukan hanya tugas polisi, tapi juga membutuhkan peran aktif warga,” tegas AKP Khoirul Umam.
Selain memberikan imbauan, petugas juga menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar.
Kehadiran polisi berseragam di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan efek cegah (deterrent effect) sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kecamatan Pacet terpantau aman, tertib, dan kondusif. (uyo)










































