Petani Kutorejo Panen Raya Jagung Varietas Hibrida BISI-18 dan Pioneer

IM.com – Petani jagung di Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto panen raya jagung varietas Hibrida BISI-18 dan Pioneer. Seperti di lahan milik Suliyono, Poktan Santosa Abadi, Dusun/Desa Kepuhpandak, Jum’at (23/11/2018),

Panen yang mendapat pendampingan dari Babinsa setempat Sertu Abdul Kholik di lahan 1,3 hektar jenis jagung varietas Hibrida BISI-18 berumur 110 hari, hasil panen mencapai 12,4 ton atau dalam satu hektar mencapi 9,5 ton.

Sementara, di lahan jagung 1,4 hektar milik Sugeng, Poktan Buda Tama, Desa Sampangagung. Sasaran pengubinan untuk mengetahui jumlah batang dan tongkol pada luasan ubinan 2,5 x 2,5 meter atau 6,25 meter. Proses pengubinan mendapat pendampingan Serka Hendro Winarto bersama PPL Desa Sampangagung, Suyadi,

Pengubinan pada panjang 2,5 meter didapat empat baris/larik, sedangkan dari lebar 2,5 meter diketahui ada 8 baris/larik dan tiap lubang tanam berisi dua batang tanaman jagung. Bila dihitung 4 x 8 x 2 = 64 tongkol.


Setelah ditimbang, lanjutnya, dapat diketahui berat jagung yang dihasilkan sebanyak 5,7 kilogram, dikurangi berat karung yang digunakan seberat 0,2 kilogram, jadi berat bersih 5,5 kilogram, kemudian dikalikan 1.600 (luas areal satu hektar dibagi luas ubinan atau 10.000 : 6,25 = 1.600) maka didapat hasil 8.800 kg atau 8,8 ton per hektar. Bisa diprediksikan untuk luas lahan 1,4 hektar, maka jagung yang diperoleh seberat 12,3 ton.

Masih di wilayah Kutorejo, kegiatan pendampingan juga berlangsung di Dusun/Desa Singowangi. Panen Jagung di lahan seluas 1,5 hektar yang ditanami jenis jagung Pioneer, milik Sugeng, Poktan Dewi Sri, diprediksikan hasil panen mencapai 12,5 ton. Saat panen jagung berlangsung di lokasi tersebut mendapat pendampingan dari Babinsa setempat Kopda Iswanto. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here